Telkomsel Tekankan Pendekatan Customer First
Jakarta, ID – Telkomsel terus meningkatkan layanan kepada pelanggan dengan memperkuat pendekatan Customer First. Hal ini dilakukan untuk menghadirkan layanan yang semakin mudah, cepat, dan andal.
Telkomsel pun menyederhanakan proses layanan, meningkatkan kapabilitas digital, serta memperkuat kualitas interaksi pelanggan di seluruh kanal, baik digital maupun tradisional.
Dengan pendekatan Customer First, itu berarti Telkomsel membuat setiap keputusan berangkat dari kebutuhan pelanggan.
Prinsip tersebut pun kini diterapkan secara menyeluruh, mulai dari desain layanan, perbaikan proses, hingga pemanfaatan teknologi untuk memastikan Customer Experience yang lebih sederhana, responsif, dan konsisten di setiap titik interaksi.
“Telkomsel terus memperkuat fondasi layanan agar benar-benar berpusat pada pelanggan,” ujar Senior VP Customer Experience Management Telkomsel Metra C Utama, dikutip InfoDigital.co.id, Minggu (10/5/2026).
Menurut dia, Telkomsle ingin memastikan setiap inovasi dan penyempurnaan layanan dilandasi oleh pemahaman yang lebih dalam terhadap kebutuhan dan ekspektasi pelanggan yang terus berkembang.
Sejalan dengan itu, Telkomsel juga mendorong peningkatan Customer Experience melalui pengembangan kanal digital yang lebih ringkas dan responsif.
Itu termasuk diterapkan pada aplikasi MyTelkomsel dan asisten virtual Veronika, serta memastikan kualitas pendampingan yang andal melalui layanan tatap muka di titik layanan resmi.
Upaya tersebut pun didukung oleh pemanfaatan teknologi terkini, termasuk artificial intelligence (AI) dan pengelolaan jaringan berbasis autonomous network.
Tujuannya guna menghadirkan layanan yang lebih cepat dan nyaman bagi pelanggan.
Gelar DobrakFest
Sebagai bagian dari penguatan implementasi Customer First, Telkomsel pun menghadirkan DobrakFest, sebuah forum internal yang berlangsung di Telkomsel Smart Office Jakarta pada 7–8 Mei 2026 .
Inisiatif tersebut menjadi bagian dari upaya strategis perusahaan dalam mempercepat transformasi budaya kerja yang berfokus kepada pelanggan.
DobrakFest dirancang sebagai wadah kolaborasi lintas fungsi, khususnya bagi insan operasional, untuk memperdalam pemahaman terhadap kebutuhan pelanggan, mengolah insight menjadi langkah perbaikan nyata, serta mempercepat implementasi solusi di lapangan.
Melalui pendekatan tersebut, Telkomsel ingin memastikan setiap inisiatif internal tidak berhenti sebagai aktivitas organisasi.
Tetapi, setiap inisiatif bisa menghasilkan dampak nyata yang dapat dirasakan langsung oleh pelanggan, mulai dari layanan lebih sederhana, waktu respons yang lebih cepat, hingga pengalaman yang lebih konsisten.
“DobrakFest menjadi inisiatif internal untuk memperkuat fokus perusahaan terhadap customer experience,” tutur VP Corporate Innovation, Sustainability and Marketing Telkomsel Mia Melinda.
Menurut Mia, Telkomsel ingin mendorong karyawan makin memahami kebutuhan dan pain point pelanggan, sehingga dapat menghadirkan solusi yang lebih relevan dan tepat sasaran.
“Lewat platform inovasi internal kami, Polaris, karyawan juga didorong untuk menghadirkan ide dan inovasi yang mampu memberikan kemudahan serta pengalaman yang lebih baik bagi pelanggan,” imbuhnya.
Polaris merupakan platform inovasi internal Telkomsel guna mendorong karyawan dari berbagai fungsi dan level organisasi untuk mengeksplorasi ide, berkolaborasi, dan menciptakan solusi yang berdampak.
Beberapa inovasi yang lahir melalui Polaris di antaranya T-Survey, platform survei digital untuk membantu pengumpulan insight pelanggan secara lebih cepat dan efisien.
Inovasi lainnya, SiteSense, solusi location intelligence berbasis data mobilitas dan analitik spasial guna membantu bisnis memahami potensi suatu area secara lebih akurat. (bdm)




