Pemegang Saham GoTo Setujui Penerbitan Saham Baru dan Buyback Saham
Jakarta, ID – Para pemegang saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk, emiten ekosistem digital terbesar di Indonesia dengan kode saham GOTO, setuju penerbitan saham baru dan rencana buyback saham Rp3,5 triliun.
Hal itu disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dan Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar di Jakarta, pada Kamis (18/6/2026) pekan lalu.
Corporate Secretary yang juga Direktur GoTo RA Koesoemohadiani menjelaskan, GoTo memperbaharui persetujuan kembali penerbitan saham baru dalam jumlah sebanyak-banyaknya 1,5% atau setara dengan 16.870.601.100 dari modal ditempatkan dan disetor.
Penerbitan saham baru seri A itu sebenarnya telah diumumkan pada saat RUPS Perseroan yang telah dilaksanakan pada pada 15 Desember 2021 dan dilakukan setiap tahun untuk periode 10 tahun setelah tanggal efektif IPO Perseroan, yaitu 30 Maret 2022.
“Saham-saham tersebut akan diberikan kepada anggota direksi, komisaris, dan/atau karyawan perseroan dan anak perusahaan perseroan (dalam Program Kepemilikan Saham),” ungkap RA Koesoemohadiani, dalam laporan kepada Otoritas Jasa Keuangan dan Bursa Efek Indonesi8a, dikutip InfoDigital.
Perseroan pun menyatakan kembali jumlah saham yang diterbitkan oleh perseroan sebagai hasil dari pelaksanaan Program Kepemilikan Saham tersebut dalam satu atau lebih akta notaris secara sekaligus maupun terpisah itu.
Para pemegang saham juga menyetujui usulan dan pembaruan terkait rencana pembelian kembali saham (share buyback) untuk periode 2026-2027 hingga Rp3,5 triliun.
Persetujuan juga diberikan untuk serangkaian agenda administratif, termasuk Laporan Tahunan GoTo Tahun Buku 2025, Laporan Keuangan Konsolidasian Diaudit Perseroan Tahun Buku 2025, Kompensasi dan Remunerasi bagi Direksi serta honorarium dan/atau tunjangan bagi Dewan Komisaris, serta penunjukan Kantor Akuntan Publik (KAP).
Pertahankan Manajemen
Persetujuan RUPST dan RUPSLB juga mencakup penunjukan kembali Agus DW Martowardojo sebagai Komisaris Utama, Marjorie Tiu Lau sebagai Komisaris Independen, dan Santoso Kartono sebagai Komisaris GoTo
seiring dengan berakhirnya masa jabatan pada bulan Juni 2026.
Tidak adanya perubahan susunan Dewan Komisaris dan Direksi GoTo disebut mencerminkan keberlanjutan kepemimpinan dan tata Kelola yang sudah cukup baik.
“Kami sangat berterima kasih atas dukungan berkelanjutan dari para pemegang saham serta persetujuan atas seluruh agenda yang diajukan pada RUPS,” tutur Direktur Utama Grup GoTo Hans Patuwo.
Seiring dengan berjalannya tahun 2026, GoTo tetap fokus untuk menciptakan nilai jangka panjang yang berkelanjutan bagi seluruh pemegang saham dan jutaan masyarakat Indonesia yang bergantung pada GoTo, termasuk mitra pengemudi, konsumen, dan mitra pedagang.
Komisaris Utama GoTo Agus Martowardojo menambahkan, pihaknya mengapresiasi jajaran dreksi atas capaian kinerja yang kuat. Hal ini membuktikan disiplin eksekusi serta kepemimpinan yang baik.
Apresiasi juga disampaikan kepada Direksi dan Dewan Komisaris GoTo atas komitmen mereka dalam menjaga standar tata kelola perusahaan yang tinggi.
“Kami memiliki keyakinan penuh bahwa Perseroan berada di jalur yang tepat untuk menjaga momentum yang kuat ini demi mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan di Indonesia,” pungkas Agus.
Pada perdagangan Jumat (19/6/2026) pekan lalu, saham GOTO ditransaksikan sideways ke penutupan Rp50 yang juga menjadi level pembukaan, terendah, dan tertinggi. (bdm)
Susunan Dewan Komisaris dan Direksi GoTo efektif sejak penutupan RUPST dan RUPSLB 2026:
Dewan Komisaris
| Komisaris Utama | Agus DW Martowardojo |
| Komisaris Independen | John A Prasetio |
| Komisaris Independen | Dirk Van den Berghe |
| Komisaris Independen | Marjorie Tiu Lao |
| Komisaris | Wishnutama Kusubandio |
| Komisaris | Andre Soelistyo |
| Komisaris | Santoso Kartono |
Direksi
| Direktur Utama | Hans Patuwo |
| Wakil Direktur Utama | Catherine Hindra Sutjahyo |
| Direktur | Simon Tak Leung Ho |
| Direktur | Monica Lynn Mulyanto |
| Direktur | RA Koesoemohadiani |
| Direktur | Wuzhen (William) Xiong |
| Direktur | Sudhanshu Raheja |
Sumber: PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk, Juni 2026




