Google Kenalkan Cara Baru Berbelanja Berbasis AI
Jakarta, ID – Google, raksasa teknologi informasi asal Amerika Serikat, memperkenalkan cara berbelanja baru produk yang lebih mudah dengan solusi berbasis AI, termasuk di Indonesia, menjelang Lebaran 2026.
Hanya saja, pada tahap awal, pembaruan cara berbelanja berbasis AI di Google di Indonesia tersebut baru dan masih tersedia dalam bahasa Inggris saja.
“Dengan kemajuan terbaru kami dalam AI dan teknologi agentic, kami memperkenalkan pembaruan belanja AI di Google,” ungkap Google Indonesia, dikutip InfoDigital.co.id, Selasa (17/3/2026).
Google menjelaskan, Indonesia merupakan salah satu negara pertama di dunia yang menerima fitur-fitur tersebut yang hadir tepat waktu untuk menyambut musim perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah.
Kegiatan mencari hampers yang sempurna atau baju Lebaran baru merupakan tradisi yang kita semua sukai. Namun, proses pencariannya seringkali amat melelahkan.
Kita harus menjalani akivitas mulai dari scrolling tanpa henti di berbagai marketplace, membandingkan harga, hingga membuka banyak tab demi mendapatkan penawaran terbaik, rasanya bisa lebih seperti beban daripada perayaan.
Kemajuan terbaru Google dalam AI dan teknologi agentic pun hadir untuk membantu permasalaham belanja yang merepotkan dan melelahkan tersebut.
“Hari ini, kami memperkenalkan pembaruan belanja AI utama di Google. Indonesia termasuk di antara sedikit negara secara global yang mendapatkan pengalaman ini, hadir tepat waktu untuk persiapan Ramadan dan Lebaran Anda,” imbuh Google Indonesia.
Belanja secara Percakapan di Search
Dengan cara baru berbelanja menggunakan teknologi AI yang dikembangkan, Google manyampaikan selamat tinggal pada klik filter yang tak ada habisnya dan pemilihan kata kunci yang rumit.
Google meluncurkan peningkatan terbesar untuk belanja dalam Mode AI di Search, sehingga pengguna dapat mendeskripsikan apa yang dicari persis seperti saat mengatakannya kepada teman, dan mendapatkan respons menyeluruh dengan data belanja akurat yang dapat Anda percayai.
Saat mengajukan pertanyaan belanja ke Mode AI, pengguna akan mendapatkan respons yang diatur secara cerdas. Mode AI akan menyatukan visual yang kaya dan semua detail dibutuhkan, seperti harga, ulasan, dan informasi stok.
Hal itu pun akan membantu pengguna memutuskan apa yang akan dibeli dengan cepat dan percaya diri.
Sementara itu, respons Mode AI disesuaikan dengan pertanyaan spesifik dan diformat sesuai kebutuhan pengguna.
Misalnya, jika pengguna mencari inspirasi visual, seperti “sweater nyaman dengan warna musim gugur yang hangat,” pengguna akan melihat gambar produk yang dapat langsung dibeli.
Atau, jika sedang memilih di antara beberapa opsi, seperti pelembap yang sesuai dengan jenis kulit, pengguna akan melihat tabel perbandingan dengan tampilan berdampingan tentang pertimbangan khusus untuk produk tersebut.
Itu termasuk wawasan dari ulasan, seperti bagaimana rasanya pelembap di kulit, untuk membantu penggguna bisa memahami perbedaannya dengan cepat.
Dan, karena Mode AI didukung oleh Shopping Graph (yang mencakup lebih dari 50 miliar daftar produk, di mana 2 miliar di antaranya diperbarui setiap jam), pengguna dapat yakin melihat informasi terbaru dan pilihan yang tak tertandingi.




