Awas, Kebiasaan Berbagi Video Anak Bisa Jadi Pintu Masuk Serangan Siber dan Penipuan
Kebiasaan anak dan remaja berbagi dan menonton video aktivitas. (Dok Kaspersky)--
Jakarta, ID – Kaspersky, perusahaan konsultan dan penyedia jasa solusi keamanan siber asal Rusia, mengingatkan bahwa kebiasaan anak berbagi video tentang aktivitas hariannya, atau ‘Get ready with me (GRWM)!’ bisa menjadi pintu masuk serangan siber phishing dan penipuan digital.
Saat ini, video ‘GRWM!’ telah menjadi salah satu format dan kebiasaan paling populer di kalangan anak-anak dan remaja di berbagai negara, yakni mengubah rutinitas sehari-hari menjadi konten yang dibagikan.
Anak biasa berbagi informasi mulai dari bersiap-siap ke sekolah di pagi hari hingga menunjukkan rutinitas perawatan kulit atau produk favorit.
Bahkan, tak jarang, anak dan remaja berbagi lebih banyak informasi pribadi, antara lain mencakup nama, nama panggilan, alamat e-mail, dan profil media social lewat video.
Sekilas, konten aktivitas video anak tersebut mungkin ‘tampak tidak berbahaya’.
Tetapi, secara tidak sengaja, kebiasaan anak dan remaja tersebut sebenarnya dapat mengungkapkan detail tentang kehidupannya yang berkontribusi kepada jejak digitalnya, serta bisa menjadi pintuk masuk serangan siber phishing dan penipuan digital.
BACA JUGA:Menkomdigi Serukan Pelindungan 70 Juta Anak Indonesia di Era AI
Cyber Literacy Projects Lead di Kaspersky Andrey Sidenko pun mengatakan, anak-anak saat ini tidak selalu bisa memilih kapan menjadi terlihat oleh publik secara daring melalui video ‘GRWM!’.
Padahal, sebuah video yang dibuat untuk audiens terbatas bisa saja tiba-tiba terbagi luas dan menjangkau ribuan orang.
“Itulah sebabnya edukasi keamanan daring harus melampaui nasihat konvensional, seperti ‘berpikirlah sebelum mengunggah’,” ujar Andrey, dikutip InfoDigital, Jumat (6/11/2026).
Menurut dia, anak-anak juga perlu memahami cara mengelola jejak digitalnya, melindungi privasi, serta bagaimana merespons ketika kehadiran daringnya meluas secara tidak terduga.
Berbagi Data dan Informasi Pribadi
Para ahli Kaspersky pun menjelaskan, bagaimana berbagi konten video sehari-hari dapat mengungkap lebih banyak informasi daripada yang diharapkan.
Lalu, apa saja yang dapat dilakukan keluarga untuk membantu anak-anak mengelola privasi online karena aktivitas rutinnya berbagi video ‘GRWM!’.