Telkom Tanam Mangrove di Pesisir Semarang
Jakarta, ID – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk, melalui program AYO BERAKSI menggelar aksi penanaman mangrove di pesisir Pantai Semarang Mangrove Center (SMC), Jawa Tengah, beberapa waktu lalu.
Penurunan signifikan luas tutupan mangrove di pesisir Semarang dalam satu dekade terakhir, sebagaimana diungkap Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) pada 2025, mendorong Telkom untuk mengambil peran aktif dalam upaya rehabilitasi ekosistem pesisir.
Kegiatan tersebut melibatkan 13 relawan terbaik karyawan Telkom sebagai bentuk kontribusi nyata dalam mendukung pemulihan lingkungan serta mitigasi risiko abrasi.
Program AYO BERAKSI merupakan kompetisi volunteer internal yang dirancang untuk mendorong partisipasi aktif karyawan dalam menghadirkan solusi atas berbagai tantangan sosial dan lingkungan.
Melalui proses seleksi bertahap, terpilih lima tim Best of the Best, yaitu AiDareU, INOVAKSI, Green Drop, MAKE Impact, dan BATUMBUAH, yang kemudian mengikuti rangkaian kegiatan konservasi di Semarang.
Senior General Manager Social Responsibility Telkom Hery Susanto pun menyampaikan bahwa keterlibatan karyawan dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen Telkom dalam menghadirkan dampak sosial yang berkelanjutan.
“Sebagai perusahaan digital telco terdepan, Telkom tidak hanya fokus pada pengembangan layanan dan transformasi teknologi, tetapi juga berkomitmen memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan lingkungan,” ujar Hery, dikutip InfoDigital.co.id, Selasa (24/2/2026).
Melalui kegiatan itu, lanjut dia, Telkom berharap, aksi penanaman mangrove dapat membantu memitigasi dampak perubahan iklim serta melindungi wilayah pesisir dari ancaman abrasi.
Menurut dia, data BRIN juga menunjukkan bahwa degradasi mangrove berpotensi melemahkan fungsi ekologisnya sebagai pelindung alami garis pantai sekaligus penyerap karbon biru.
Kondisi tersebut tidak hanya meningkatkan risiko abrasi, tetapi juga mengancam keberlanjutan ekosistem pesisir. Karena itu, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam memastikan proses restorasi berjalan secara terukur dan berkelanjutan.
3 Hari Pelaksanaan
Sementara itu, selama tiga hari pelaksanaan program, para relawan melakukan penanaman bibit mangrove sebagai upaya rehabilitasi kawasan pesisir.
Para relawan juga memberikan edukasi kepada siswa sekolah dasar mengenai pentingnya menjaga lingkungan serta mengikuti pelatihan membatik dengan pewarna alami berbasis mangrove guna mendukung pengurangan limbah di sekitar SMC.
Rangkaian kegiatan tersebut mencerminkan integrasi semangat inovasi dan kepedulian sosial karyawan dalam mendukung keberlanjutan lingkungan.
Sebagai bagian dari implementasi tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL), inisiatif itu selaras dengan pencapaian sustainable development goals (SDGs), khususnya tujuan ke-13 tentang Penanganan Perubahan Iklim dan tujuan ke-14 tentang Ekosistem Lautan.
Ke depan, Telkom pun akan terus memperkuat kolaborasi dalam menggerakkan aksi filantropi lingkungan, mendukung pemulihan ekosistem pesisir nasional, serta menghadirkan kontribusi nyata yang memperkuat ketahanan lingkungan hidup bagi generasi mendatang. (abm)




