Infodigital.co.id

Telkom Apresiasi 17 Inovator Lingkungan

Telkom gelar Bumi Berseru Fest 2025. (Dok Telkom)

Jakarta, ID PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk, emiten telko digital terbesar di Tanah Air, mengapresiasi 17 inovator terbaik nasional yang dinilai berhasil menghadirkan solusi inovatif dan dampak signifikan terhadap lingkungan.

Apresiasi Telkom itu diberikan pada ajang Bumi Berseru Fest 2025 yang kini memasuki tahap akhir atau Awarding Day. Kegiatan digelar sebagai bentuk komitmen dalam pelestarian lingkungan dan pembangunan berkelanjutan.

Sementara itu, dari 17 inovator terbaik, pada kategori Teknologi Hijau, penghargaan diberikan kepada Carbon Circle Community dan Satu Banten.

Untuk kategori Aksi untuk Bumi, subkategori Air diraih oleh Hima Biologi, Blue Triangle Conservation, serta Kelompok Muda Pecinta Hutan Desa Hoder.

Selanjutnya, subkategori Tanah dimenangkan oleh Komunitas Urban Farming Lebak, EkoSwara, dan HPAI Malang Raya. Pada kategori Inovasi Eco-Produk, subkategori Daur Ulang dimenangi oleh Tenun Ikat by Nay Collection, Underwater Crafting, dan Sekar Handycraft.

Subkategori Gaya Hidup diraih oleh Hanenda.idn, Oentukmu.id, dan Noto Godhong, serta subkategori Material Inovatif dimenangkan oleh Binangan Jabu, Tano Puan, dan King Leaf Internasional.

Program Bumi Berseru Fest merupakan bagian dari implementasi Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Telkom yang selaras dengan agenda global sustainable development goals (SDGs).

Senior General Manager Social Responsibility Telkom Hery Susanto menyampaikan bahwa program Bumi Berseru Fest 2025 merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam mengoptimalkan pemanfaatan teknologi dan inovasi untuk menciptakan dampak berkelanjutan.

“Telkom meyakini bahwa setiap inovasi harus memiliki model keberlanjutan yang kuat agar mampu memberikan kontribusi nyata dalam mitigasi perubahan iklim dan pengurangan pencemaran lingkungan,” ujar Hery, dikutip InfoDigital.co.id, Kamis (7/5/2026).

Melalui program tersebut, lanjut dia,  Telkom tidak hanya mendorong lahirnya ide-ide kreatif, tetapi juga memastikan implementasinya dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Apalagi, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2025, sebanyak 13,4% dari total 84.139 desa/kelurahan di Indonesia telah mengalami setidaknya satu jenis pencemaran lingkungan.

Kondisi itu menunjukkan perlunya upaya mitigasi yang komprehensif, mengingat dampaknya yang signifikan terhadap kualitas hidup masyarakat termasuk akses terhadap air bersih, kesehatan, serta keberlanjutan ekosistem.

Antusiasme Publik

Sementara itu, antusiasme publik terhadap program Telkom tersebut tercermin dari partisipasi lebih dari 2.200 pendaftar dari berbagai wilayah di Indonesia.

Melalui proses seleksi yang ketat dan bertahap, sebanyak 83 tim terpilih untuk mengikuti sesi pitching secara daring.

Selanjutnya, 47 tim terbaik memperoleh dukungan pendanaan dan pendampingan untuk mengimplementasikan program inovasi lingkungan secara langsung di masyarakat.

Pada periode implementasi yang berlangsung selama tiga bulan, para peserta menjalankan berbagai inisiatif lingkungan secara langsung di tengah masyarakat.

Puncak rangkaian kegiatan ditandai dengan penyelenggaraan Awarding Day Bumi Berseru Fest 2025 pada 25 April 2026. Pada tahap akhir ini, 47 semifinalis kembali mempresentasikan hasil implementasi program mereka di hadapan dewan juri.

Dari proses tersebut, terpilih 17 inovator terbaik nasional yang dinilai berhasil menghadirkan solusi inovatif dengan dampak signifikan terhadap lingkungan. (lmm)

Komentar

Iklan