Ponsel Galaxy S26 akan Gunakan Chip Exynoss dan Daya Nirkabel 25W
Jakarta, ID – Samsung, vendor produk elektronik dan produk teknologi pintar asal Korea Selatan, dikabarkan akan kembali menagai ponsel Galaxy S26 series dengan chip buatan sendiri Exynoss dan baterai nirkabel (wireless) minimal 25W yang akan diluncurkan awal 2026.
Sebenarnya, Samsung akan bergerak maju dengan strategi dual-chip untuk strategi pemasaran Galaxy S26. Ponsel Galaxy S26 dan S26 Plus disebut akan dipasang chip Exynos 2600 untuk pasar kawasan Eropa dan Korea.
Sementara itu, Snapdragon 8 Gen 5 Elite dari Qualcomm akan dipasang pada S26 untuk pasar seluruh Amerika Serikat, China dan Jepang. Terakhir, S26 Ultra akan dipasang chip Snapdragon yang sama di semua pasar.
Portal Korea Joongang Daily pun menyebut, keputusan Samsung untuk membawa kembali prosesor Exynos untuk lineup Galaxy S26 tahun depan memicu reaksi di Eropa dan Asia, termasuk di Korea Selatan.
Penyebabnya, chip model Exynos lama dikritik karena tertinggal di belakang Snapdragon. Hal ini pun memicu calon konsumen dari daratan Amerika menyatakan keluhan lama tentang ‘perawatan yang tidak setara’.
Kabar itu langsung muncul justru ketika chip Exynos di-posting dengan perolehan hasil skor yang jauh lebih tinggi daripada generasi sebelumnya di Geekbench, platform penguji benchmarking perangkat pintar.
Angkanya dilaporkan menempatkan Exynoss saat ini setara dengan Qualcomm Snapdragon 8 Elite dan Apple A18 Pro, atau ada klaim perbaikan dari sebelumnya.
Namun, banyak calon konsumen tetap skeptis dengan klaim tersebut setelah pengalaman berulang dengan masalah overheating dan kinerja di perangkat Samsung yang ditenagai Exynos di masa lalu.
Ketika masalah itu muncul, pada akhirnya mendorong Samsung untuk kembali mengandalkan chip Snapdragon terurama di pasar utama.
Sebuah survei pada September 2025 oleh portal teknologi global PhoneArena terkait Galaxy S26 series menunjukkan bahwa kurang dari 1 dari 10 responden yang memilih chip Exynos daripada Snapdragon.
Chipset Snapdragon dianggap tetap lebih unggul dalam stabilitas keseluruhan, termasuk efisiensi baterai dan kinerja AI dibandingkan Exynoss. Orang menyebutnya sebagai harga yang sama, namun dengan perangkat keras tidak setara.
Masa Lalu Exynoss
Selama bertahun-tahun, Exynos disebut memiliki kehadiran on-and-off di jajaran ponsel Galaxy. Sebagian besar karena adanya masalah stabilitas yang terus-menerus yang memicu peningkatan keluhan konsumen di seluruh dunia.
“Karena masalah seperti kerentanan keamanan kernel, overheating, dan hasil kinerja rendah, chip Exyno secara historis digunakan terutama dalam model domestik. Sementara itu, sebagian besar unit pasar luar negeri dilengkapi Snapdragon,” ungkap laporan CTT Research, perusahaan riset Korea Selatan.
Untuk model Galaxy S23 dan S25, Samsung memilih Snapdragon daripada chip in-house-nya tersebut, yakni Exynos. Ketika Exynos digunakan pada varian S24 Plus, kritik dengan cepat pun muncul.
Di forum komunitas Uni Eropa Samsung, satu pengguna pada Mei 2024 melaporkan bahwa baterai S24 mereka “tidak akan bertahan sehari”, bahkan, dengan penggunaan aplikasi ringan.
Fitur Pengisi Daya Nirkabel 25W
Sementara itu, selain kembali ke chip Exynoss, portal WinFuture.de asal Jerman, mendapatkan bocoran bahwa Galaxy S26 akan membawa kamera lebih baik dan fitur pengisi daya nirkabel yang lebih cepat minimal 25W.
Sejauh ini, smartphone Samsung S25 hanya dapat diisi daya dengan fitur pengisi daya maksimum 15W melalui standar pengisian nirkabel Qi2 yang baru.
Pada Galaxy 26 series kemungkinan akan berubah. Samsung saat ini dikabarkan sedang mengerjakan pengisi daya nirkabel baru yang dapat mengisi daya hingga 25W.
Secara khusus, akan ada Samsung Magnetic Wireless Charger baru dengan nomor model EP-P2900 yang kapasitas 25W. Penyebutan magnet menunjukkan bahwa dok pengisian dapat disematkan di bagian belakang ponsel sebelum catu daya nirkabel digunakan.
Hanya yang menjadi pertanyaan, apakah semua varian Galaxy S26 yang akan diluncurkan awal 2026 akan mendapatkan fitur pengisian daya ulang nirkabel sama 25W.
Di sisi lain, fitur daya pengisian daya dengan kabel pada Galaxy S26 Ultra kemungkinan 60W. Selanjutnya, Galaxy S26 Plus akan mendukung pengisian kabel hingga 45W, dan Galaxy S26 standar kemungkinan maksimal 25W. (lmm)




