Infodigital.co.id

Lintasarta Tegaskan Peran Beyond AI Factory

Kegiatan Lintasarta kenalkan AI. (Dok Lintasrta)

Jakarta, ID – Lintasarta menegaskan perannya sebagai Beyond AI Factory, di bawah naungan Indosat Ooredoo Hutchison Group, di Tanah Air pada momen memperingati 38 tahun perjalanan transformasinya.

Lintasarta pun tidak hanya menghadirkan layanan teknologi, tetapi juga mengorkestrasi ekosistem digital dan Artificial Intelligence (AI) yang terintegrasi di Indonesia.

Mengusung tema ‘Empowering Beyond: Menembus Batas, Menciptakan Dampak untuk Indonesia’, momentum tersebut menjadi refleksi atas perjalanan strategis Lintasarta sekaligus mendorong inovasi, memperkuat kolaborasi, dan menghadirkan dampak nyata bagi kemajuan digital Indonesia.

“Lintasarta tidak hanya beradaptasi terhadap perubahan, tetapi terus mentransformasi diri untuk tetap relevan dan berdampak,” ujar President Director & CEO Lintasarta Armand Hermawan, dikutip InfoDigital.co.id, Kamis (7/5/2026).

Di tengah akselerasi AI dan kompleksitas lanskap digital, lanjut dia, Lintasarta melangkah melampaui konsep AI Factory, menghadirkan AI sebagai solusi terintegrasi yang siap diskalakan, aman, dan memberikan nilai nyata bagi industri serta Indonesia.

Empowering Beyond adalah komitmen kami untuk mendorong adopsi AI yang lebih luas dan berdampak,” tuturnya.

Selama hampir empat dekade, Lintasarta telah tumbuh bersama dinamika industry guna membangun fondasi teknologi yang tangguh, adaptif, dan relevan.

Di tengah percepatan adopsi AI dan meningkatnya kompleksitas lanskap digital, Lintasarta pun mendorong transformasi Beyond AI Factory, sebuah pendekatan yang tidak berhenti pada pengembangan AI.

Oerseroan juga memastikan AI siap diimplementasikan secara aman, terukur, dan berdampak bagi industri serta ekosistem nasional.

4C Lintasarta

Strategi Lintasarta tersebut diperkuat oleh fondasi 4C Lintasarta. Pertama, Connectivity guna memastikan keandalan dan kontinuitas sistem digital nasional.

Kedua, Cloud mendukung skalabilitas dan fleksibilitas infrastruktur enterprise di era data dan AI. Ketiga, Cybersecurity menjadi penjaga utama keamanan dan kepatuhan data dalam setiap implementasi teknologi.

Sementara itu, Collaboration mengorkestrasi kolaborasi lintas industri untuk mempercepat inovasi dan kesiapan AI nasional.

Fondasi 4C tersebut tidak berdiri sendiri, melainkan dijalankan secara konsisten melalui nilai-nilai perusahaan yang terangkum dalam akronim I CARE: Innovation, Collaboration, Agility, Resilience, dan Ethics.

Nilai-nilai ini menjadi pedoman Lintasarta dalam menghadapi dinamika pekerjaan serta melayani pelanggan setiap hari.

Dengan demikian, integrasi antara strategi 4C dan nilai I CARE yang mencerminkan perilaku dan praktik bisnis terbaik yang terus diusung Lintasarta untuk mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan di masa depan.

Lintasarta Peduli Negeri

Sementara itu, dalam momentum ulang tahun ke-38, Lintasarta juga menghadirkan program sosial Lintasarta Peduli Negeri yang menjangkau berbagai wilayah melalui pendekatan berbasis dampak.

Program tersebut diwujudkan melalui kegiatan pemberdayaan di 3 yayasan panti asuhan dan pelaksanaan 8 kegiatan sosial, termasuk inisiatif Lintasarta Mengajar yang berfokus pada literasi digital dan pengenalan AI bagi generasi muda.

Melalui keterlibatan langsung Laskar, sebutan untuk karyawan Lintasarta, dalam program volunteering, Lintasarta menegaskan bahwa transformasi digital tidak hanya digerakkan oleh teknologi, tetapi oleh manusia di dalamnya.

Edukasi AI, dukungan konektivitas, serta serta program kesehatan menjadi bagian dari upaya membangun generasi yang siap menghadapi masa depan digital. (abm)

Komentar

Iklan