Infodigital.co.id

Hanya 38% Pengguna Internet RI Amankan Perangkat Keluarga

Ilustrasi keluarga beraktivitas digital. (Dok Kaspersky)

Jakarta, ID – Studi Kaspersky, perusahaan konsultan dan penyedia solusi keamanan siber global asal Rusia, menemukan bahwa hanya 38% pengguna internet Indonesia yang sepenuhnya amankan perangkat  keluarganya.

Secara global, studi Kaspersky mengungkap, meskipun 47% berbicara tentang keamanan online, hanya 33% pengguna internet yang mengamankan semua perangkat keluarganya.

Khususnya di Indonesia, sebanyak 53% pengguna internet mendiskusikan keamanan online, namun hanya 38% yang mengamankan seluruh perangkat keluarganya.

Angka Statistik dari studi itu pun menyoroti tentang kebutuhan mendesak peran ‘Manajer Digital Keluarga (Family Digital Manager)’ yang berdedikasi mengamankan aktivitas digital keluarganya.

Wakil Presiden Bisnis Konsumen di Kaspersky Marina Titova pun mengingatkan pentingnya kehadiran ‘Family Digital Manager’. Sebab, makin kita terhubung, mengobrol, berbagi momen, makin dalam kita terperangkap dalam jaringan gawai dan layanan daring.

“Setiap perangkat baru, setiap jam tambahan online, akan memperluas area permukaan tempat pelaku kejahatan siber dapat menyerang, sehingga membuat orang rentan terhadap berbagai ancaman siber,” ujar Marina, dikutip InfoDigital.co.id, Jumat (22/5/2026).

Menurut dia, tidak setiap generasi dalam keluarga dapat beradaptasi atas perubahan ini dengan mudah. ​​Karena itu, perlindungan komprehensif untuk semua anggota keluarga sangat penting.

“Setiap keluarga membutuhkan pendekatan keamanan multiperangkat yang terintegrasi untuk memastikan lingkungan online bersama yang aman,” tuturnya.

Seiring berkembangnya ancaman siber dan setiap generasi bergabung dengan ruang online, kebiasaan keamanan siber telah menjadi bagian penting dari kehidupan setiap keluarga.

Di sisi lain, biasanya, di setiap keluarga, satu atau dua orang perlu menjadi apa yang disebut Manajer Digital Keluarga yang bertanggung jawab untuk mengelola langganan, menyiapkan perangkat baru, atau memikirkan perlindungan siber.

Survei Lengkap Kaspersky

Kaspersky telah melakukan survei untuk mengetahui langkah-langkah apa yang diambil keluarga modern secara global, termsuk di Indonesia,  untuk tetap aman secara online.

Studi ini dilakukan pada November 2025. Sebanyak 3.000 responden dari 15 negara, yakni Argentina, Chili, China, Jerman, India, Indonesia, Italia, Malaysia, Meksiko, Arab Saudi, Afrika Selatan, Spanyol, Turki, Inggris, dan Uni Emirat Arab masuk dalam jangkauan survei.

Studi Global

1. 47% secara teratur melatih kerabat lanjut usia dan anak-anak tentang praktik online yang aman

2. 45% menyarankan anggota keluarga untuk mengadopsi solusi pengelola kata sandi

3. 42% mendorong penggunaan otentikasi multifaktor (MFA)

4. Sebanyak 42% secara aktif meninjau dan menyesuaikan pengaturan privasi pada perangkat keluarga dan akun online penting.

Studi di Indonesia

1. 53% secara teratur melatih kerabat lanjut usia dan anak-anak tentang praktik online yang aman

2. 65% menyarankan anggota keluarga untuk mengadopsi solusi pengelola kata sandi

3. 49% mendorong penggunaan otentikasi multi-faktor (MFA)

4. Sebanyak 50% secara aktif meninjau dan menyesuaikan pengaturan privasi pada perangkat keluarga dan akun online penting. (bdm)

Komentar

Iklan