Infodigital.co.id

ITSEC Asia Gunakan Laba 2025 untuk Ekspansi

Jajaran Direksi ITSEC Asia. (Dok ITSEC Asia)

Jakarta, ID – PT ITSEC Asia Tbk, emiten teknologi informasi dan komunikasi dengan fokus keamanan siber berkode saham CYBR, memutuskan akan menggunakan semua laba bersih 2025 Rp68,35 miliar ekspansi.

Karena itu, ITSEC Asia tidak membagikan dividen untuk tahun buku 2025. Perseroan menegaskan komitmen untuk mempercepat ekspansi di tengah tren meningkatnya kebutuhan keamanan siber nasional.

Dalam RUPST pada Kamis (21/5/2026), pemegang saham menyetujui pembentukan cadangan wajib Rp100 juta. Sementara itu, sisa laba 2025 dibukukan sebagai saldo laba ditahan untuk operasional dan pengembangan usaha perseroan.

ITSEC Asia juga melaporkan bahwa seluruh dana hasil IPO sebesar Rp92,18 miliar telah direalisasikan sepenuhnya hingga tahun buku 2025 sesuai rencana penggunaan dana yang telah disampaikan kepada regulator.

Selain itu, dana hasil konversi Waran Seri I yang telah terealisasi mencapai Rp90,75 miliar.

Sedangkan sisa dana Rp14,83 miliar yang akan terus digunakan untuk mendukung pengembangan bisnis dan penguatan kapabilitas Perseroan pada fase pertumbuhan berikutnya.

“Kami melihat momentum besar di Indonesia dan ITSEC Asia siap mengambil peran yang lebih signifikan dalam membangun ekosistem keamanan digital yang tangguh,” ujar President Director ITSEC Asia Patrick Dannacher, dikutip InfoDigital.co.id, Jumat (22/5/2026).

Direktur ITSEC Acia Yulius C Rusli menambahkan, keamanan siber saat ini sudah menjadi kebutuhan strategis bagi banyak organisasi dan perusahaan di Tanah Air.

“Kami melihat peluang besar untuk terus memperkuat kapabilitas Perseroan dan menghadirkan nilai yang lebih besar bagi pelanggan melalui inovasi, kolaborasi dan eksekusi yang lebih solid,” tutur Yulius.

Di tengah percepatan transformasi digital nasional, ITSEC Asia melihat peningkatan kebutuhan keamanan siber di sektor pemerintahan, jasa keuangan, infrastruktur kritikal dan enterprise.

ITSEC Asia pun terus memperkuat kapabilitas pada area cyber resilience, managed security services, serta pengembangan solusi keamanan berbasis teknologi yang adaptif terhadap perkembangan ancaman digital dan AI.

Penguatan Manajemen

Sementara itu, sebagai bagian dari penguatan struktur organisasi, pemegang saham menyetujui pengangkatan Yulius C Rusli dan Viko Setiyawan sebagai Direktur ITSEC Asia yang baru.

Di sisi lain, RUPST juga menerima pengunduran diri Bambang Susilo dari jabatannya sebagai Direktur ITSEC Asia.

Selanjutnya, Bambang Susilo akan tetap berkontribusi melalui peran strategis sebagai pimpinan unit bisnis governance, risk, and compliance (GRC), sejalan dengan meningkatnya kebutuhan tata kelola, manajemen risiko dan kepatuhan di sektor keamanan siber.

“Penguatan organisasi bukan hanya tentang pertumbuhan perseroan, tetapi juga memastikan kami memiliki struktur, kapabilitas dan kepemimpinan yang tepat untuk menjawab kebutuhan pasar yang berkembang sangat cepat,” tutur Patrick.

Viko Setiyawan menyampaikan, pihaknya percaya bahwa fondasi yang dimiliki ITSEC Asia hari ini memberikan ruang yang sangat kuat untuk bertumbuh.

“Fokus kami adalah memastikan perseroan terus agile dalam menjawab kebutuhan pasar dan perkembangan ancaman digital yang terus berubah,” pungkas Viko. (bdm)

Dewan Komisaris dan Direksi ITSEC Asia Terbaru

Dewan Komisaris Jabatan
Richardus Eko Indrajit Presiden Komisaris
Andri Hutama Putra Komisaris
Agustinus Nicholas L. Tobing Komisaris Independen
Direksi Jabatan
Patrick Rudolf Dannacher Presiden Direktur
Marek Bialoglowy Wakil Presiden Direktur
Eko Prasudi Widianto Direktur
Doni Mora Direktur
Yulius C. Rusli Direktur
Viko Setiyawan Direktur

Sumber: PT ITSEC Asia Tbk, Mei 2025

Komentar

Iklan