Infodigital.co.id

BSSN dan BPJS Ketenagakerjaan Perkuat Keamanan Data Pekerja

Nugroho S Budi (kiri) dan Saiful Hidayat (kanan). Dok BSSN)

Jakarta, ID – Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) dan BPJS Ketenagakerjaan memperkuat sinergi perlindungan Infrastruktur Informasi Vital (IIV) serta keamanan data tenaga kerja Indonesia di tengah ancaman siber yang kian kompleks.

Karena itu, Kepala BSSN Nugroho S Budi pun menerima kunjungan kerja Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Saiful Hidayat beserta jajarannya di Kantor BSSN, Ragunan, Jakarta Selatan, baru-baru ini.

Dalam pertemuan tersebut, Nugroho menegaskan komitmen BSSN untuk mendampingi instansi pengelola data publik, termasuk BPJS Ketenagakerjaan, dalam menjaga kedaulatan ruang siber nasional.

Karena, data kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan merupakan aset strategis bangsa.

Melalui kolaborasi ini, kami menegaskan BSSN hadir untuk memastikan sistem keamanan siber pada BPJS Ketenagakerjaan memiliki ketahanan (resilience) yang kuat dari potensi kebocoran maupun serangan siber,” ujar Nugroho, dikutip InfoDigital.co.id, Kamis (14/5/2026).

Diskusi antara kedua pimpinan lembaga tersebut pun menyoroti beberapa poin penting terkait tata kelola keamanan informasi nasional.

Beberapa di antaranya, pelaksanaan penilaian tingkat kematangan keamanan siber secara berkala untuk memitigasi celah kerentanan, serta penguatan keaslian dokumen dan transaksi digital melalui layanan Balai Sertifikasi Elektronik (BSrE) BSSN.

Lalu, penanganan insiden siber (Tim Tanggap Insiden Serangan Siber/TTIS) sebagai bentuk koordinasi dalam mendeteksi dan merespons ancaman siber yang menargetkan platform digital layanan pekerja.

Kemudian, pelatihan khusus bagi personel TI BPJS Ketenagakerjaan di bidang cyber security dan persandian.

Saiful Hidayat, yang baru saja mulai masa jabatan periode 2026-2031, mengapresiasi dukungan penuh BSSN.

“Aspek keamanan digital merupakan pilar utama dalam visi Credibility (Kredibilitas) lembaga untuk meningkatkan kepercayaan peserta,” ucap Saiful.

Menurut dia, BPJS Ketenagakerjaan mengelola data sensitif dari seluruh pekerja di Indonesia. Karena itu, dukungan teknis dari BSSN sangat vital agar inovasi digital yang dikembangkan pihaknya tetap berjalan aman, andal, dan tepercaya bagi seluruh masyarakat.

Dengan adanya kolaborasi yang semakin erat tersebut, diharapkan layanan jaminan sosial ketenagakerjaan dapat terus bertransformasi tanpa dihantui rasa khawatir akan ancaman siber, demi mewujudkan perlindungan paripurna bagi seluruh pekerja Indonesia. (abm)

Komentar

Iklan