Terdapat 3.196 Startup di Indonesia
Jakarta, ID – Indonesia menjadi rumah bagi 3.196 usaha rintisan berbasis teknologi (startup) hingga 11 Mei 2026. Jumlahnya bertambah 143 (4,68%) year on year (YoY) dibandingkan 3.053 startup pada 11 Mei 2025, menurut Startup Ranking.
Jumlah startup di Indonesia tersebut masih yang terbanyak dan berkontribusi 53,31% dari total 5.995 startup yang ada di 11 negara kawasan Asia Tenggara.
Jumlah startup di Indonesia itu juga masih yang terbanyak peringkat keenam di dunia, setelah negara Amerika Serikat, India, Inggris Raya, Kanada, dan Australia.
Saat ini, Amerika Serikat menjadi rumah terbesar bagi 88.235 startup, selanjutnya India miliki 18.672 startup, Inggris Raya 8.110, Kanada 4.340, dan Australia rumah bagi 3.340 startup.
Jumlah startup masih terus bertambah di Tanah Air karena ditopang oleh dukungan program inkubator swasta dan pemerintah untuk mengembangkan startup pemula (early-stage) serta adanya banyak potensi ekonomi untuk digarap.
Namun, sebagai penggerak utama ekonomi digital, startup masih menghadapi tantangan sulitnya meraih pendanaan untuk ekspansi (tech-winter) yang terjadi sejak 2022 akibat investor lebih memilih investasi di portofolio surat berharga, termasuk saham, obligasi, dan lainnya.
Sementara itu, walaupun pertumbuhannya tidak secepat biasanya karena dampak tech-winter, Indonesia masih menjadi salah satu penopang utama pertumbuhan utama startup di Asia Tenggara bersama Singapura, Vietnam. Malaysia, Filipina, dan Kamboja.
Di sisi lain, di Thailand, Myanmar, Brunei Darussalam, Laos, dan Timor Leste, jumlah jumlah startup justru tidak bertambah dalam setahun terakhir. Selengkapnya lihat tabel.
Ajakan Investasi Startup RI
Sementara itu, Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid mengajak para investor global untuk menaruh kepercayaan dan investasi kepada para pelaku startup Indonesia.
Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) pun telah melaksanakan berbagai inisiatif untuk mengembangkan ekosistem startup di Indonesia melalui HUB.ID Connection Hub dan Startup Indonesia Dashboard.
Dalam ajang HUB.ID Connection Hub 2025 terakhir, Kemkomdigi juga telah mempertemukan 20 startup unggulan Indonesia dengan para calon investor global.
“20 startup unggulan ini mencerminkan kreativitas dan ketangguhan generasi baru inovator Indonesia. Mereka membawa semangat global, tetapi tetap berakar pada solusi untuk masyarakat,” ujar Meutya di Jakarta, dikutip InfoDigital.co.id, 24 Oktober 2025).
Langkah Kemkomdigi itu menjadi bagian dari upaya menjadikan Indonesia sebagai pusat inovasi digital terpercaya di Asia dan salah satu langkah strategis setahun Pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.
Sejak diluncurkan tahun 2022, HUB.ID telah menghubungkan lebih dari 240 startup dengan lebih dari 80 investor global dan mitra korporasi sebagai pemodal.
Program tersebut telah memfasilitasi lebih dari 2.600 pertemuan terkurasi dan menghasilkan investasi serta kemitraan bisnis senilai lebih dari US$60 juta.
Meutya mengatakan kerja sama yang telah terjalin antara startup Indonesia dan investor global menjadi tanda makin matangnya ekosistem digital nasional. (bdm)
Jumlah Startup di Asia Tenggara
| No. | Negara | 30 Jan 2025 | 11 Mei 2025 | 11 Mei 2026 | Perubahan 1 Tahun | |
| Jumlah | Persen (%) | |||||
| 1. | Indonesia | 2.771 | 3.053 | 3.196 | 143 | 4,68 |
| 2. | Singapura | 1.286 | 1.308 | 1.426 | 118 | 9,02 |
| 3. | Malaysia | 355 | 358 | 368 | 10 | 2,79 |
| 4. | Filipina | 315 | 314 | 319 | 5 | 1,59 |
| 5. | Vietnam | 277 | 302 | 405 | 103 | 34,11 |
| 6. | Thailand | 199 | 203 | 203 | 0 | 0 |
| 7. | Myanmar | 49 | 50 | 50 | 0 | 0 |
| 8. | Kamboja | 11 | 12 | 17 | 5 | 41,66 |
| 9. | Brunei D | 9 | 9 | 9 | 0 | 0 |
| 10. | Laos | 2 | 1 | 1 | 0 | 0 |
| 11. | Timor L | 1 | 1 | 1 | 0 | 0 |
| Total | 5.275 | 5.611 | 5.995 | 384 | 6,84 | |
Sumber: Startup Ranking, 11 Mei 2026




