Zyrex Beli Tanah Rp68 Miliar di Jakbar
Jakarta, ID – PT Zyrexindo Mandiri Buana/Zyrex Tbk, emiten vendor produk komputer dan laptop asal Indonesia berkode saham ZYRX, telah membeli tanah/lahan Rp68 miliar di Kawasan Jakarta Barat (Jakbar).
Di atas lahan tersebut, Zyrex berencana membangun fasilitas pabrik, gudang, serta perkantoran guna mendukung pertumbuhan bisnis jangka panjang.
Direktur Utama Zyrex Timothy Siddik Shu mengatakan, pada Selasa (14/4/ 2026), Zyrex telah menandatangani dan menerima salinan akta jual beli (AJB) atas sebidang tanah seluas 2.697 m2 di Jalan Daan Mogot No 57, Jakbar.
“Akta jual beli tersebut dibuat di hadapan Notaris LISA SUJANTO, SH, M.Kn, pejabat pembuat akta tanah (PPAT) Kota Administrasi Jakarta Barat,” ungkap Timothy, dikutip InfoDigital.co.id.
Hal tersebut pun telah dilaporkan Timothy Siddik Shu kepada Otoritas Jasa Keuangan dan ditembuskan kepada Bursa Efek Indonesia sebagai bagian dari keterbukaan informasi.
Dia menjelaskan, nilai transaksi untuk pembelian objek tanah di Jakbar tersebut di atas sebesar Rp68.000.000.000.
Trnasaksi pembelian itu pun disebutnya akan berdampak positif karena akan mendukung kegiatan operasional kantor dengan memaksimalkan fungsi dari tanah dan bangunan yang akan dibangun.
Sementara itu, tidak terdapat dampak hukum bagi PT Zyrexindo Mandiri Buana Tbk. Di sisi lain, transaksi dan investasi itu akan berdampak secara langsung memperkuat posisi aset PT Zyrexindo Mandiri Buana Tbk.
Namun, pada saat yang sama, pembelian aset itu berdampak meningkatkan rasio leverage perusahaan akibat penambahan liabilitas/utang jangka panjang.
Sisi positifnya, strategi pendanaan tersebut memberikan likuiditas awal bagi perseroan, yang selanjutnya akan dikelola melalui perencanaan arus kas yang matang guna memenuhi kewajiban pembayaran pokok dan bunga pinjaman secara konsisten di masa depan.
“Akuisisi aset tanah ini merupakan langkah strategis perseroan dalam memperkuat struktur permodalan dan kapasitas operasional,” katanya.
Selain berfungsi sebagai instrumen agunan (collateral) yang meningkatkan fleksibilitas akses pembiayaan, pembelian lahan itu akan difungsikan sebagai pusat ekspansi terintegrasi.
Pada perdagangan Rabu (15/4/2026), saham ZYRX ditransaksikan menguat Rp1 (0,66%) ke penutupan Rp153 yang juga menjadi level pembukaan. Sahamnya sempat bergerak ke posisi terendah Rp152 dan tertinggi Rp155. (bdm)




