Telkomsel dan ITB Bidik Ratusan Masyarakat dan Mahasiswa Belajar AI
Jakarta, ID – Telkomsel bersama Institut Teknologi Bandung (ITB) menargetkan perekrutan ratusan masyarakat dan mahasiswa untuk belajar AI secara online pada kehadiran perdana AI Innovation Hub di ITB.
Mereka yang terdiri atas masyarakat dan mahasiswa akan mengikuti pembelajaran AI Academy Awareness/Basic. Dari jumlah tersebut, 100 peserta akan melanjutkan ke level Intermediate & Advanced.
Hal itu menjadi target awal dan perdana setelah Telkomsel dan ITB meresmikan AI Innovation Hub di di lantai 4 Labtek STEI ITB, dan menjadi yang pertama di Indonesia, Senin (16/12/2025).
Peresmian AI Innovation Hub di ITB merupakan bagian komitmen Telkomsel dalam mengakselerasi pengembangan talenta digital dan memperkuat kapasitas inovasi nasional sejalan dengan program Garuda Spark Innovation Hub Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi).
Langkah tersebut juga selaras dengan misi Asta Cita Pemerintah Republik Indonesia mdi bawah Presiden Prabowo Subianto dan visi Indonesia Emas 2045.
“Peresmian AI Innovation Hub menjadi wujud komitmen Telkomsel untuk tidak hanya fokus pada keuntungan bisnis, tetapi juga bertanggung jawab dalam memberikan kontribusi bagi peningkatan kapabilitas ekosistem dan talenta digital nasional,” ujar Direktur Utama Telkomsel Nugroho, dikutip InfoDigital.co.id.
Melalui kolaborasi erat bersama ITB, Garuda Spark Kemkomdigi, dan berbagai pemangku kepentingan, Telkomsel ingin memastikan adopsi dan literasi AI dapat diakses lebih luas sejalan dengan agenda transformasi digital nasional.
“AI Innovation Hub dxi ITB akan berfungsi sebagai katalisator riset dan pengembangan teknologi AI yang aplikatif, menghubungkan para peneliti, pelaku industri, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan solusi yang relevan,” tutur Rektor ITB Prof Dr Ir Tatacipta Dirgantara, MT.
Menteri Komunikasi dan Digital RI (Menkomdigi) Meutya Hafid menambahkan, AI Innovation Hub kerja sama Telkomsel dan ITB diharapkan menjadi pintu masuk bagi mahasiswa, peneliti, dan startup untuk belajar, menguji, dan mengembangkan solusi AI secara nyata.
“Negara ingin memastikan talenta Indonesia tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi pencipta inovasi yang mampu bersaing di tingkat Asean,” harap Menkomdigi.




