Surge dan APTISI Revolusi Digitalisasi PTS Indonesia
APTISI menilai bahwa keberhasilan program tersebut tidak hanya membantu kampus menyediakan akses internet, tetapi juga dapat mengubah cara PTS mengelola pembelajaran, pelayanan akademik, riset, administrasi, promosi kampus, dan penguatan mutu berbasis data.
Dalam jangka panjang, PTS pun diharapkan mampu memperluas jangkauan pembelajaran melalui pendidikan jarak jauh (PJJ), blended learning, hybrid learning, microcredential, dan pembelajaran sepanjang hayat.
Kampus Digital PTS
Melalui kolaborasi strategis tersebut, APTISI dan Surge tidak hanya akan membangun akses internet, tetapi juga membuka jalan bagi lahirnya ekosistem Kampus Digital PTS Indonesia.
Kerja sama pun akan mewujudkan PTS yang terkoneksi, adaptif, inovatif, berdaya saing, dan siap menjadi pilar utama pembangunan sumber daya manusia nasional menuju Indonesia Emas 2045.
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Prof Brian Yuliarto juga menyambut sangat baik kolaborasi lintas sektor antara PTS dan Surge tersebut.
Dalam arahannya, Profr Brian menekankan pentingnya melahirkan kepemimpinan yang adaptif dan inovatif di era digital.
Kehadirannya menjadi dukungan penting bagi percepatan transformasi digital pendidikan tinggi swasta sebagai bagian dari agenda peningkatan kualitas sumber daya manusia nasional.
“Transformasi digital merupakan fondasi penting untuk meningkatkan mutu pendidikan tinggi, memperluas akses, serta memperkuat relevansi perguruan tinggi dengan kebutuhan pembangunan nasional,” pungkas Prof Brian. (lmm)




