Infodigital.co.id

Telkom Teken SPA Divestasi Penuh AdMedika

Acara SPA pelepasan AdMedika kepada Fullerton Health. (Dok Telkom)

Jakarta, ID – PT Multimedia Nusantara (TelkomMetra), operating company PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM), mantap melepaskan kendali sepenuhnya atas PT Administrasi Medika (AdMedika), kepada kelompok perusahaan Fullerton Health.

Hal itu ditandai dengan perjanjian jual beli (sale and purchase agreement/SPA) dengan Fullerton Health terkait divestasi penuh atas PT Administrasi Medika (AdMedika), termasuk entitas anak usaha TelkoMedika (bersama-sama disebut AdMedika Group).

SPA antara TelkomMetra sebagai penjual dan Fullerton Health sebagai pembeli yang terlaksana pada Selasa (2/6/2026) pekan ini pun menandai tonggak penting dalam optimalisasi portofolio TelkomMetra.

Hal itu sekaligus memposisikan AdMedika Group untuk memasuki fase pertumbuhan berikutnya di bawah kepemilikan Fullerton Health, termasuk peluang ekspansi regional.

Didirikan taun 2010, Fullerton Health merupakan penyedia solusi layanan kesehatan terintegrasi terkemuka di kawasan Asia-Pasifik.

Beroperasi di sembilan negara, grup tersebut mengelola sekitar 550 fasilitas layanan kesehatan serta bermitra dengan lebih dari 20.000 penyedia layanan end-to-end mulai dari managed care, layanan kesehatan primer, diagnostik, layanan spesialis, serta berbagai solusi penunjangnya.

“TelkomGroup terus menjalankan strategi penataan portofolio bisnis secara disiplin untuk membangun perusahaan yang lebih lincah, efisien, dan berorientasi pada penciptaan nilai,” Direktur Utama Telkom Dian Siswarini, dikutip InfoDigital.co.id.

Telkom disebutnya memandang kemitraan strategis dengan seperti dengan Fullerton Health bukan sekadar transaksi korporasi, melainkan bagian dari upaya menciptakan struktur bisnis yang lebih optimal agar setiap entitas dapat tumbuh secara lebih agresif serta membuka ruang inovasi bisnis yang lebih luas di masa depan.

Pada perdagangan Rabu (3/6/2026), saham TLKM ditransaksikan melemah Rp100 (3,39%) ke penutupan Rp2.850. Sahamnya dibuka dari Rp2.900, serta sempat ke posisi tertinggi Rp2.950 dan terendah Rp2.850.

Bisnis Non-Core

Sebagaimana aspirasi streamlining BUMN yang diamanatkan oleh Danantara Indonesia, langkah tersebut menjadi bagian dari upaya membangun struktur bisnis TelkomGroup yang lebih fokus, lincah, dan kompetitif secara global.

Inisiatif tersebut sekaligus merupakan bagian dari eksekusi strategi transformasi jangka menengah TLKM 30, khususnya pada pilar ketiga melalui penataan portofolio bisnis non-core untuk memperkuat konsentrasi perusahaan pada bisnis inti di sektor telekomunikasi dan digital.

Managing Director Business-2 PT Danantara Asset Management Setyanto Hantoro menyampaikan, langkah pelepasan bisnis AdMedika  sejalan dengan agenda transformasi dan penataan portofolio BUMN yang tengah didorong Danantara untuk membangun perusahaan yang lebih fokus, sehat, dan berdaya saing global.

“Melalui penataan portofolio yang terarah serta kolaborasi dengan mitra global seperti Fullerton Health, kami meyakini akan memperkuat kapabilitas ekosistem digital Indonesia, khususnya di sektor healthcare, serta menciptakan nilai jangka panjang yang berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan,” tutur Setyanto

Sementara itu, Direktur Utama TelkomMetra Pramasaleh Haryo Utomo menambahkan, TelkomMetra memandang langkah tersebut sebagai momentum strategis untuk memperkuat nilai tambah AdMedika dalam jangka panjang.

“Di bawah kepemilikan Fullerton Health, kami meyakini AdMedika berada pada posisi yang solid untuk meningkatkan kapabilitas, memperluas skala bisnis, serta mengakses ekosistem layanan kesehatan regional yang lebih luas, dengan tetap mempertahankan fondasi kuat di Indonesia,” tutup Haryo. (lmm)

Komentar

Iklan