GoTo akan Buybak Saham Kurang dari 10%
Jakarta, ID – PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk, emiten ekosistem digital terbesar di Indonesia dengan kode sahjam GOTO, mengumumkan rencana pembelian kembali saham (buyback) saham kurang dari 10% di bursa dengan nilai Rp3,5 triliun.
Pembelian kembali atas saham GoTo yang telah dikeluarkan dan tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) sebanyak-banyaknya senilai Rp3.500.000.000.000 yang akan dilakukan dalam 12 bulan setelah disetujui RUPSLB, yakni sejak tanggal 19 Juni 2026 hingga 18 Juni 2027.
Sebelum aksis koorporasi itu dilakukan, GoTo pun akan menggelar rapat umum pemegang saham luar (RUPSLB) untuk meminta persetujuan pemegang saham pada 18 Juni 2026.
“PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) menyampaikan keterbukaan informasi atas rencana pembelian kembali saham perseroan,” ujar Corporate Secretary PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk R A Koesoemohadiani, dikutip InfoDigital.co.id, Selasa (12/5/2026).
Sementara itu, dalam keterbukaan informasinya, Direksi GoTo menegaskan, buyback saham akan dilaksanakan setelah mendapatkan persetujuan pemegang saham melalui RUPSLB pada 18 Juni 2026.
Di sisi lain, para pemegang saham yang berhak mengikuti RUPSLB namanya harus tercatat dalam daftar pemegang saham paling lambat (recording date) tanggal 25 Mei 2026.
Direksi juga menginformasikan, dana Rp3.500.000.000.000 untuk buyback saham akan dialokasikan dari kas internal perseroan.
Dana tersebut termasuk biaya transaksi, biaya pedagang perantara dan biaya lainnya sehubungan dengan transaksi pembelian kembali saham.
“Sumber dana yang digunakan sebagai biaya untuk melaksanakan pembelian kembali saham di atas bukan merupakan dana hasil penawaran umum dan bukan merupakan dana yang berasal dari pinjaman/utang dalam bentuk apa pun,” tegas Direksi GoTo.
Di sisi lain, perkiraan jumlah saham yang akan dibeli kembali tidak akan melebihi 10% dari modal ditempatkan dan disetor GoTo, sudah termasuk saham tresuri.
Sampai dengan 30 April 2026, jumlah saham tresuri perseroan 39.290.078.403, atau setara dengan 3,30% dari seluruh modal ditempatkan dan disetor.
Tujuan dan Dampaknya
Direksi GoTo menjelaskan, perseroan berencana buyback saham dengan pertimbangan dan tujuan memberikan fleksibilitas dalam pengelolaan modal, termasuk optimalisasi struktur modal.
Perseroan juga berharap performa harga saham GOTO di BEI dapat mencerminkan nilai fundamental yang sesungguhnya dan mendukung potensi pengembalian nilai lebih baik bagi pemegang saham di masa depan.
“Namun demikian, meskipun perseroan pada saat ini juga memiliki arus kas yang memadai untuk melaksanakan pembelian kembali saham,” ungkap Direksi.
Selain itu, Direksi GoTo menyampaikan, untuk tahun buku 2025, perseroan berpotensi mencatat rugi per saham sebesar Rp1 apabila pembelian kembali saham dilaksanakan.
“Yang tak kalah penting, pertimbangan atas buyback saham untuk memastikan perseroan memiliki fleksibilitas dan pilihan yang lebih baik dalam mengelola modal dan memaksimalkan imbal hasil (return) bagi para pemegang saham,” tutup Direksi GoTo.
Pada perdagangan Senin (11/5/2026), saham GOTO ditransaksikan bergerak sideways ke penutupan Rp50 yang juga menjadi level pembukaan dan terendah. Sahamnya sempat ke posisi tertinggi Rp51. (lmm)




