Apple Bukukan Laba Bersih US$30,71 Miliar pada Kuartal IV-2026
Logo perusahaan Apple. (Dok Apple)--
Jakarta, ID - Apple, raksasa vendor produk teknologi informasi dan perangkat pintar asal Cupertino, AS, membukukan laba bersih (net income) Rp30,71 miliar pada kuartal IV-2026 yang berakhir 26 September, naik US3,24 miliar (11,81%) dari setahun lalu (year on year/YoY) US$27,46 miliar.
Laba bersih tersebut didapatkan dari total pendapatan bersih (net sales) yang mencapai US$114,5 miliar setelah dikurangi beban biaya dan pajak kepada negara.
Sementara itu, laba bersih senilai US$114,5 miliar pada kuartal IV-2026 naik 12% dari setahun lalu masih US$102,46 miliar.
Seiring dengan itu, margin kotor perusahaan pun dilaporkan sebesar 47,9%, termasuk di dalamnya sebagai dampak positif sekitar 1 poin persentase dari pengembalian tarif.
Sementara itu, laba per saham (earning per share/EPS) dilusian Apple senilai US$2,10, naik 14% dari tahun sebelumnya US$1,85. Perhitungan ini telah memasukkan dampak positif sebesar US$0,05 dari pengembalian tarif.
"Hari ini, Apple dengan bangga melaporkan rekor pendapatan kuartal September US$114,5 miliar. Apple juga mencetak rekor EPS untuk kuartal September,” ujar CEO Apple John Ternus, dikutip InfoDigital, Selasa (3/11/2026).
BACA JUGA:Kuartal III, Apple Bukukan Pendapatan US$109 Miliar
Kinerja Setahun
Sementara itu, selama setahun yang berakhir pada 26 September 2026, Apple pun membukukan total pendapatan bersih US$ 478,83 miliar, naik US$62,67 miliar (15,06%) dari setahun sebelumnya US$416,16 miliar.
Pada akhirnya, perusahaan pun mencatat total laba bersih US$233,6 miliar, tumbuh US$20,16 miliar (18%) dibandingkan setahun lalu US$112,01 miliar. Laba bersis diperoleh setelah dikurangi beban biaya dan pajak.
Apple pun mencatat laba bersih per saham delusian US$8,98, tumbuh US$1,52 dibandingkan setahun sebelumnya US$7,46.
“Kuartalan September pun menutup tahun fiskal 2026 secara kuat dengan rekor total pendapatan sepanjang masa US$478,83 miliar dan pertumbuhan EPS,” kata CFO Apple Kevan Parekh.
Seiring dengan itu, Apple menghasilkan US$28 miliar dalam arus kas operasional selama kuartal tersebut, sehingga memungkinkan pengembalian dividen US$28 miliar kepada para pemegang saham.
Dewan direksi Apple pun telah mengumumkan pembagian dividen tunai sebesar US$0,27 per lembar saham biasa perusahaan.