Wikimedia Bisa Diakses Lagi di Indonesia
Jakarta, ID – Platform dan website Wikimedia Foundation bisa kembali diakses secara normal di wilayah Indonesia setelah mendaftarkan diri menjadi penyelenggaran sistem elektronik (PSE) lingkup privat.
Dengan kata lain, Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) pun telah membuka aksesnya secara penuh dan menormalisasinya bagi masyarakat di Tanah Air setelah proses pendaftaran sebagai PSE dan selesai diverifikasi.
Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital Kemkomdigi Alexander Sabar mengatakan, Pemerintah Indonesia mengapresiasi komunikasi yang telah dibangun oleh Wikimedia terkait komitmennya untuk memenuhi kewajiban pendaftaran platform digital di Indonesia.
“Kami mengapresiasi komunikasi yang dibangun oleh Wikimedia serta komitmennya untuk menindaklanjuti proses pendaftaran sebagai PSE lingkup privat dan normalisasi akses dilakukan setelah proses pendaftaran terverifikasi,” ujar Alexander di Jakarta Pusat, dikutip InfoDigital.co.id, Senin (16/03/2026).
Dia menjelaskan, sebagai PSE global dengan jutaan pengguna di Indonesia, pendaftaran sebagai PSE lingkup privat merupakan kewajiban administratif yang harus dipenuhi.
“Ketentuannya diatur dalam Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 5 Tahun 2020, yang mewajibkan setiap platform digital yang menyediakan layanan, memproses data pribadi, serta layanannya tersedia di wilayah Indonesia untuk melakukan pendaftaran,” katanya.
Alexander pun menyatakan sangat menghargai kontribusi Wikimedia dalam menyediakan pengetahuan bagi masyarakat. Namun, keterbukaan informasi harus berjalan selaras dengan kepatuhan hukum di Indonesia.
“Pendaftaran PSE merupakan bentuk akuntabilitas platform kepada publik sekaligus memastikan adanya narahubung yang jelas untuk koordinasi teknis, penanganan konten ilegal, serta pelindungan hak-hak pengguna di Indonesia,” lanjut dia.
Menurut Alexander, status nonprofit tidak bisa menjadi pengecualian bagi Wikimedia untuk menjadi PSE tak terdaftar karena terkait hak dan tanggung jawab memberikan pelindungan data pribadi bagi warga negara Indonesia.
“Di ruang digital, risiko keamanan tidak memandang status organisasi, sehingga akuntabilitas melalui pendaftaran resmi menjadi penting agar ekosistem digital kita tetap aman, terpercaya, dan berdaulat,” jelasnya.
Ruang Komunikasi
Kemkomdigi pun tetap membuka ruang komunikasi dengan pihak Wikimedia Foundation guna memfasilitasi proses pemenuhan kewajiban pendaftaran.
Pendaftaran melalui sistem Online Single Submission (OSS) diharapkan dapat segera dilakukan sebagai dasar bagi pemerintah untuk mengevaluasi dan menindaklanjuti pembatasan akses pada subdomain auth.wikimedia.org.
Untuk mendukung proses tersebut, Kemkomdigi menyediakan kanal bantuan teknis melalui helpdesk resmi di laman https://pse.komdigi.go.id/hubungi-kami pada jam operasional kerja.
Langkah tersebut dilakukan menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Indonesia dalam membangun ekosistem digital yang aman, tertib, dan tepercaya.
Karena itu, kepatuhan platform global terhadap regulasi domestik merupakan komitmen bersama dalam melindungi kepentingan nasional di tengah dinamika transformasi digital global. (bdm)




