WhatsApp Rilis Akun Anak Dikelola Orang Tua
Jakarta, ID – WhatsApp, platform dan media jejaring sosial percakapan multinasional bagian dari Meta Platforms Inc asal Amerika Serikat, memperkenalkan akun yang dikelola orang tua.
Dengan masukan dari keluarga dan para ahli, WhatsApp meluncurkan akun baru yang dikelola orang tua yang memungkinkan orang tua atau wali menyiapkan WhatsApp untuk anak-anak berusia 10-12 tahun.
Akun di WahtsApp tersebut pun memiliki kendali baru dari orang tua untuk membatasi pengalaman WhatsApp mereka ke dalam berkirim pesan dan menelepon.
“WhatsApp adalah cara tepercaya yang digunakan keluarga untuk berkomunikasi, dan karena aplikasi ini mudah, privat, dan andal,” ungkap WahtsApp, memberikan alasan, dikutip InfoDigital.co.id, Kamis (12/3/2026).
Untuk memulainya, orang tua memerlukan telepon yang sudah dibeli untuk anggota keluarganya (anak) dan perangkat miliknya sendiri, untuk menautkan akun.
Setelah disiapkan, akun WhatsApp kini dikontrol oleh orang tua, atau wali yang bisa memutuskan siapa saja yang bisa menghubungi akun tersebut (anak) dan grup mana saja yang bisa diikuti.
“Selain itu, orang tua bisa meninjau permintaan pesan dari kontak tidak dikenal dan mengelola pengaturan privasi akun,” imbuhnya.
Pengawasan dan pengaturan orang tua yang baru dibatasi oleh PIN orang tua pada perangkat yang dikelola.
Karena itu, hanya orang tua yang bisa mengakses dan mengubah pengaturan privasi, memastikan mereka/anaknya mampu menyesuaikan pengalaman keluarga.
Walau begitu, semua percakapan pribadi tetap privat dan dilindungi dengan enkripsi end-to-end, yang berarti tidak seorang pun, bahkan WhatsApp, yang bisa melihat atau mendengarkannya.
“Kami menyediakan lebih banyak fitur dan insight untuk orang tua, khususnya di seputar grup, yang dapat Anda pelajari lebih lanjut di sini,” tutur WhatsApp.
WhatsApp telah menjadi bagian penting dalam kehidupan berkeluarga, baik untuk menyampaikan pencapaian penting kepada keluarga besar, mengetahui rencana setelah pulang sekolah, atau hanya memberi tahu orang tercinta bahwa pengguna sudah pulang dengan selamat.
Seiring dengan peluncuran bertahap akun yang dikelola orang tua dalam beberapa bulan ke depan, WhatsApp pun akan sangat menantikan masukan, sehingga bisa terus membangun untuk menyediakan cara yang aman dan paling privat bagi keluarga untuk terhubung.
Untuk mempelajari selengkapnya tentang menyiapkan akun yang dikelola orang tua, klik di sini. (abm)




