Berawal dari Karhutla, Ketegangan Indonesia-Singapura Merembet ke Pemutusan Sambungan Internet
Jalur SKKL global TelkomGroup, melalui anak usaha Telin. (Dok Telkom)--
Lewat unggahannya itu, Calvin mengklaim bahwa sekitar 90% lalu lintas internet Indonesia yang terhubung dengan dunia internasional selalu melewati negara Singapura.
Singapura pun disebutnya sebagai gerbang utama konektivitas internet global Indonesia melalui infrastruktur pusat data (data center), komputasi awan (cloud), dan SKKL yang menghubungkan kedua negara.
Dia pun menyertakan pertanyaan singkat dalam unggahannya, yakni "Cut (Potong)?", sehingga memunculkan spekulasi mengenai kemungkinan Singapura akan memutus konektivitas internet internasional Indonesia.
Bermula dari Karhutla dan Masalah Ekspor Gas
Polemik kemungkinan pemotongan SKKL yang mengubungkan Singapura berawal dari protes keras Pemerintah Singapura terkait dengan asap karhulta, terutama di Kalimantan dan Papua, yang mengotori udara dan mengganggu aktivitas warga Singapura.
Tak mau kalah, Indonesia pun membalasnya dengan ancaman pengurangan ekspor gas bumi 31 billion British thermal units per day (BBTUD) ke Singapura yang selama ini menadi tulang punggung utama energi di negeri kota tersebut.
Selama ini, total ekspor gas pipa Indonesia ke Singapura mencapai 409,55 BBTUD yang berasal dari dua wilayah utama eksplorasi, yakni Laut Natuna dan Sumatra.
Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa pengurangan ekspor gas ke Singapura tidak melanggar kontrak yang telah disepakati.
"Jangan ajari Indonesia terhadap komitmen untuk menjaga menghargai kontrak. 31 BBTUD yang kita potong itu masih di batas kontrak minimum," tegas Bahlil di kantornya, Jakarta Pusat, Senin (26/10/2026).
BACA JUGA:Singapura Pusat Baru Startup Asean
Perkembangan Karhutla
Tarkait karhutla, terkini, Indonesia dan Singapura akhirnya bersepakat untuik membentuk satuan tugas bersama untuk menangani karhutla serta kabut asap lintas batas.
Kesepakatan ini dicapai dalam pertemuan Menteri Luar Negeri RI Arrmanatha Nasir dan Menlu Singapura Vivian Balakrishnan di Jakarta pada 27 Oktober 2026.
Singapura juga menyoroti 10 perusahaan yang diduga terkait karhutla dan siap menggunakan kewenangan hukum serta regulasi ekonominya untuk menindak perusahaan tersebut, termasuk yang terdaftar di negara Singapura.
Apakah ketegangan hubungan negara Singapura dan Indonesia segera berakhir, termasuk batalnya pemotongan ekspor gas bumi ke Singapura dan terkait SKKL yang menghubungkan kedua negara? Kita ikuti saja perkembangannya. (lmm)