Babak Baru Investasi Startup Indonesia Dirumuskan
Wamenkomdigi Angga Raka Prabowo di Bali. (Dok Komdigi)--
Jakarta, ID – Pemerintah, investor, dan pelaku industri teknologi (stakeholders) merumuskan babak baru dan memperkuat kolaborasi untuk mendorong investasi startup Indonesia.
Forum tertutup tersebut melibatkan lebih dari 50 perusahaan modal ventura lokal dan internasional, mitra ekosistem, korporasi, lembaga keuangan, serta perwakilan kementerian dan pemerintah daerah.
Upaya tersebut dibahas dalam forum strategis yang diinisiasi Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) bersama MDI Ventures dalam rangkaian HUB.ID Global Summit 2026 di Bali Tech Week 2026, Sanur, Bali.
Salah satu fokus pembahasan adalah membangun kepercayaan investor, meningkatkan kualitas peluang bisnis, dan membuka akses pendanaan yang lebih luas bagi perusahaan rintisan berbasis teknologi di Indonesia.
Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Angga Raka Prabowo mengatakan, salah satu tantangan dalam perkembangan startup di Tanah Air, bagaimana mengubah ketertarikan investor menjadi kerja sama bisnis yang memberikan manfaat nyata bagi perekonomian Indonesia.
“Prioritas kami adalah mengubah minat internasional menjadi kemitraan yang bermakna. Masa depan digital Indonesia terletak pada inovasi yang menjawab tantangan nyata dan memperkuat perekonomian,” ujar Angga Prabowo, dikutip InfoDigital, Jumat (23/10/2026).
BACA JUGA:Bali Tech Week 2026 Jadwalkan 900 Pertemuan Bisnis Startup
Ia menjelaskan bahwa peluang pengembangan startup terbuka di berbagai sektor, mulai dari pertanian, logistik, kesehatan, pendidikan, inklusi keuangan, energi, hingga kecerdasan artifisial atau artificial intelligence (AI).
Keterlibatan korporasi dan badan usaha milik negara (BUMN) juga dinilai dapat mempercepat pengembangan inovasi. Melalui kemitraan strategis dan akses pasar, solusi yang dikembangkan startup berpeluang lebih cepat diterapkan untuk menjawab kebutuhan industri.
Angga turut menyoroti potensi startup di berbagai daerah. Menurutnya, inovasi yang lahir di luar pusat-pusat ekonomi utama dapat dikembangkan lebih luas apabila memperoleh dukungan pendanaan, kemitraan, dan akses pasar yang memadai.
Komdigi melalui Direktorat Jenderal Ekosistem Digital menyatakan komitmennya untuk terus mendukung startup, memfasilitasi investasi, serta memperluas peluang akses pasar.
Telkom Nilai Peluang Pengembangan Startup Masih Terbuka
Dari sisi industri, Direktur Strategic Business Development & Portfolio PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk, Seno Soemadji, melihat peluang pengembangan startup di Indonesia masih terbuka.
"Kolaborasi antara startup dan perusahaan besar, dengan memberikan pendanaan untuk ekspansi, diharapkan dapat memperkuat inovasi dalam ekosistem digital nasional," kata Seno.