Infodigital.co.id

Sektor Keuangan Hadapi Ancaman AI Pada 2025

Ilustrasi grafik perkembangan sektor keuangan. (Dok Kaspersky)

Prediksi 2026

Sementara itu, Kaspersky juta memperkirakan tren ancaman siber tahun 2026. Pertama, trojan perbankan akan ditulis ulang untuk distribusi WhatsApp.

Kelompok kriminal pun akan emakin banyak menulis ulang dan meningkatkan skala distribusi trojan perbankan serta menyalahgunakan aplikasi perpesanan seperti WhatsApp untuk menargetkan perusahaan dan organisasi pemerintah.

Kedua, pertumbuhan layanan deepfake/AI untuk rekayasa social. Fenomena aktivitas deepfake realistis dan kampanye bertenaga AI diperkirakan makin meluas, sehingga bisa memicu penipuan seputar wawancara  dan penawaran kerja, dan mendorong ‘permintaan gelap’  alat yang sepenuhnya melewati verifikasi KYC.

Ketiga, karena Lumma, Redline, dan pencuri lainnya masih aktif, Kaspersky memperkirakan akan melihat munculnya infostealer regional, yang menargetkan negara atau wilayah tertentu, memperluas penggunaan model MaaS.

Keempat, sebagai teknologi utama yang digunakan dalam pembayaran, kita akan melihat lebih banyak alat, lebih banyak malware, dan serangan yang ditujukan terhadap pembayaran NFC, dalam semua jenis.

Kelima, munculnya malware AI Agentik yang dicirikan oleh kemampuannya untuk mengubah perilaku secara dinamis di tengah eksekusi.

Keenam, penipuan klasik akan mendapatkan metode pengiriman baru. Seiring munculnya layanan dan platform perpesanan baru, penyerang akan terus menyesuaikan taktik mereka dengan saluran tempat target audiens mereka paling aktif.

Ketujuh, persistensi perangkat out of box yang sudah terinfeksi akan menjadi ancaman perangkat pintar palsu yang dijual sudah terinfeksi trojan (seperti Triada) akan terus berkembang.

Tips Atasi

Para ahli Kaspersky menyarankan hal-hal berikut ini agar tetap aman pada 2026.

1. Unduh aplikasi hanya dari toko resmi dan verifikasi keaslian pengembang.

2. Nonaktifkan NFC saat tidak digunakan, dan gunakan dompet yang memblokir komunikasi tidak sah.

3. Pantau akun dan transaksi secara berkala untuk mendeteksi aktivitas mencurigakan.

4. Lindungi transaksi keuangan, di antaranya  bisa menggunakan Kaspersky Premium dengan fitur Safe Money, yang memverifikasi keaslian sistem pembayaran online dan situs web perbankan yang dikenal. (bdm)

Halaman: 1 2
Komentar

Iklan