Infodigital.co.id

Pengamanan Data Center Kunci Ketahanan Digital Nasional

Hyperscale Data Center Telkom di Cikarang. (Dok Telkom)

2. Peningkatan akurasi dengan pengawasan radar

Ini merupakan ‘pertahanan data center di dalam pagar’. Menurut Johny, penting untuk melacak pergerakan di seluruh area data center, baik di darat maupun dari serangan drone udara.

Kombinasi kamera dan radar digunakan untuk dengan cepat melacak aktivitas mencurigakan oleh individu di seluruh lokasi sekaligus secara akurat mendeteksi posisi mereka.

Sementara itu, kamera PTZ memungkinkan investigasi yang lebih rinci sesuai kebutuhan. Kamera yang terintegrasi radar juga mengurangi titik buta dan memberikan data yang lebih akurat.

3. Kontrol akses yang sangat aman (foolproof)

Ini merupakan pengamanan yang memberi akses ke gedung data center. Kontrol akses sering digunakan dalam kombinasi kartu, PIN, dan biometrik sesuai peraturan yang berlaku.

Saat ini, solusi juga sudah berevolusi memakai otentikasi multifaktor dan berbagai sistem lainnya. Di dalam ruang server, akses ke ruangan dan rak dapat dijaga lebih lanjut dengan pemindai sidik jari atau kode QR.

Sementara itu, kamera dengan sensor gerak memberikan pengawasan visual dan dokumentasi setiap kali dipicu. Sistem kamera modular di dalam rak juga turut melacak pembukaan pintu dan aktivitas tak terduga lainnya.

4. Solusi dipakai tubuh (body worn) sebagai bukti forensik

Kamera yang dikenakan di tubuh akan menambah lapisan keamanan. Kamera ini menjadi bukti kuat saat perbaikan dan instalasi berlangsung.

Pekerja pun dapat mendokumentasikan semua perubahan, memberikan bukti forensik berkualitas tinggi untuk ditinjau jika ada kecurigaan perusakan.

Kamera tubuh juga dipakai mendeteksi dampak, memperingatkan staf ketika pemakainya jatuh ke tanah, dan secara signifikan mempercepat bantuan apapun yang diperlukan.

5. Peningkatan sistem dengan audio jaringan

Alarm dan kemampuan audio pendukung menjadi pelengkap yang diperlukan untuk sistem pengawasan.

Karena itu, solusi berbasis IP memungkinkan pengumuman dan peringatan otomatis untuk mencegah penyusup maupun memperingatkan staf.

Bahkan, ini bisa diterapkan dalam penegakan aturan yang lebih lunak seperti mencegah penyeberangan sembarangan di area terlarang.

6. Solusi aman di setiap tahap

Menurut Johny, selain pengamanan fisik, hal yang tak kalah penting adalah penyiapan sistem keamanan siber. Sebagai target serangan siber, sistem data center yang aman sangatlah penting.

“Solusi yang mendukung prinsip zero-trust dan mematuhi standar keamanan tertinggi untuk perangkat keras dan lunak sangat penting untuk meminimalisasi kerentanan, serta memanfaatkan enkripsi dan lingkungan eksekusi terpercaya,” pungkas Johny. (lmm)

 

Halaman: 1 2
Komentar

Iklan