Infodigital.co.id

Kecepatan Internet Seluler RI 52,27 Mbps

Menara telekomunikasi dan BTS. (Dok IST)

Jakarta, ID – Rata-rata kecepatan internet seluler (selullar/mobile broadband) di Indonesia (RI) tumbuh 23,93 mega byte per second (Mbps) menjadi 52,73 Mbps pada Desember 2025 dibandingkan setahun sebelumnya (Desember 2024) masih 28,80 Mbps.

Penguatannya mencapai 83,09% secara persentase, tumbuh sangat signifikan. Namun secara peringkat, dari 9 negara di kawasan Asia Tenggara yang diukur, kecepatan internet seluler RI masih di peringkat ke-8, atau tak bergerak dan sama dengan Desember 2024.

Kali ini, kecepatan internet seluler Indonesia (yang masuk peringkat ke-75 global) hanya lebih baik dari negara Laos 45,24 Mbps di posisi kesembilan. Indonesia masih kalah dari Filipina dengan kecepatan internet seluler 54,13 Mbps di peringkat ketujuh.

Data tersebut dirangkum oleh Speedtest Global Index by Ookla yang mengukur laporan  kecepatan internet seluler dari dari 105 negara di seluruh penjuru dunia.

Perbaikan kecepatan internet seluler RI yang signifikan itu di terutama ditopang oleh upaya pemerintah dan operator telekomonukasi (telko) seluler yang agresif  memperluas jaringan infrastruktur hingga wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Internet seluler merupakan layanan telekomunikasi data berbasis menara telekomunikasi yang dipasang perangkat penguat sinyal (base transceiver station/BTS). Saat ini, terdapat 3 operator seluler di Tanah Air, yakni PT Telkomsel (anak usaha Telkom), PT Indosat Tbk atau Indosat Ooredoo Hutchison, dan PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk yang mengoperaswikan total sekitar 600 ribuan BTS dan 350 jutaan pelanggan.

Brunei Terbaik di Asia Tenggara

Sementara itu, kecepatan internet seluler di Brunei Darussalam yang tercepat dan terbaik di kawasan Asia Tenggara pada Desember 2025. Dalam lima besar terbaik, Brunei secara berurutan mengalahkan Singapura, Vietnam, Malaysia, dan Thailand.

Dalam kancah global, pada Desember 2025, kecepatan internet Brunei menempati peringkat ke-8, Singapura ke-10, Vietnam ke-13, Malaysia ke-29, dan Thailand ke-33.

Kecepatan internet Brunei melonjak 132,54 Mbps (129,41%) menjadi 234,96 Mbps pada Desember 2025 dari Desember 2024 masih 102,42 Mbps. Peningkatan kecepatan internet yang luar biasa, sehingga menggusur Singapura yang setahun lalu masih di peringkat pertama.

Selanjutnya, Singapura di peringkat kedua punya kecepatan internet 199,70 Mbps pada Desember 2025, naik 70,57 Mbps (54,65%) dari 129,13 Mbps  Desember 2024.

Lalu, di posisi ketiga, kecepatan internet seluler di negara Vietnam 179,24 Mbps pada Desember 2025, naik 92,28 Mbps (106,18%) dari Desember 2024 masih 86,96 Mbps.

Pada posisi keempat, negara Malaysia punya kecepatan internet seluler 143,70 Mbps pada Desember 2025, naik 38,34 Mbps (36,38%) dari Desember 2024 masih 105,36 Mbps.

Di posisi kelima Asia Tenggara, kecepatan internet negara Thailand 135,23 Mbps pada Desember 2025, naik 70,76 Mbps (108,08%) dari Desember 2024 masih 65,47 Mbps.

Negara Kamboja yang berada di posisi keenam, kecepatan internet selulernya 60,27 Mbps, naik 28 Mbps (86,76%) dari Desember 2024 masih 32,27 Mbps. (lmm)

Kecepatan Internet Seluler di Asia Tenggara

No Negara Desember 2024 Desember 2025 Desember 2024-2025
Global Kecepatan Global Kecepatan Tumbuh Persen
1. Brunei 17 102,42 8 234,96 132,54 129,41
2. Singapura 15 129,13 10 199,70 70,57 54,65
3. Vietnam 37 86,96 13 179,24 92,28 106,18
4. Malaysia 20 105,36 29 143,70 38,34 36,38
5. Thailand 46 65,47 33 136,23 70,76 108,08
6. Kamboja 82 32,27 67 60,27 28 86,76
7. Filipina 77 36,36 73 54,13 17,77 48,87
8. Indonesia 85 28,80 75 52,73 23,93 83,09
9. Laos 75 36,64 81 45,24 8,6 23,47
10. Myanmar 102 26,05*
11. Timor Leste 143 5,35

Sumber: Speedtest Global Index by Ookla 105 Negara, Dalam Mbps

Data Januari 2026

Komentar

Iklan