Infodigital.co.id

ITSEC Asia Hadirkan IntelliBron Aman Enterprise

Presiden Direktur ITSEC Asia Patrick Dannacher. (Dok ITSEC Asia)

Jakarta, ID – PT ITSEC Asia Tbk), perusahaan keamanan siber pertama di Indonesia yang terdaftar di bursa saham berkode CYBR, mengumumkan kehadiran solusi keamanan siber IntelliBron Aman Enterprise yang segera tersedia dalam waktu dekat.

Produk yang diluncurkan untuk merayakan ulang tahun ke-16 tersebut menjadi solusi pertama yang menghadirkan perlindungan keamanan siber mobile tingkat enterprise untuk perangkat seluler seluruh anggota institusi, seperti karyawan siswa dan aparatur pemerintah tanpa biaya pribadi.

Presiden Direktur ITSEC Asia Patrick Dannacher mengatakan, IntelliBron Aman Enterprise dihadirkan guna menjawab salah satu solusi guna menutup celah terbesar dalam keamanan organisasi, yaitu perangkat mobile pribadi yang digunakan oleh karyawan dan siswa.

Sementara itu, ancaman digital yang dihadapi masyarakat Indonesia di ponsel saat ini bukanlah abstraksi teknis.

Banyak ancaman yang merupakan penipuan finansial yang dapat mengosongkan rekening bank, malware yang membajak dompet digital, dan platform yang mengeksploitasi pengguna yang rentan.

“IntelliBron Aman Enterprise adalah jawaban kami. Institusi Anda melindungi Anda, dan tidak dipungut biaya apa pun,” tutur Patrick Dannacher, dikutip InfoDigital.co.id, Selasa (14/4/2026).

Dia menjelaskan, solusi IntelliBron Aman Enterprise dari ITSEC Asia menggunakan pendekatan institusi, di mana sekolah, instansi pemerintah, atau perusahaan bisa berlangganan platform dan mendapatkan kode aktivasi khusus.

Setiap anggota nantinya dapat mengunduh aplikasi melalui platform resmi dan mengaktifkannya menggunakan kode tersebut tanpa biaya.

Setelah tersedia dan diaktifkan perangkat akan langsung mendapatkan perlindungan dari berbagai ancaman digital.

Bagi institusi, solusi tersebut akan memberikan manfaat untuk seluruh perangkat yang digunakan dalam lingkungannya yang akan menjadi lebih aman dan terkelola.

Sementara itu, bagi individu, mereka akan mendapatkan perlindungan langsung dari ancaman digital yang dapat menyebabkan kerugian nyata tanpa harus mengeluarkan biaya.

ITSEC Asia Sejak 2010

Didirikan pada 2010 dan melantai di Bursa Efek Indonesia pada 2023, ITSEC Asia dibangun dengan keyakinan bahwa keamanan siber yang kuat tidak boleh hanya dinikmati oleh organisasi besar dengan anggaran besar.

Presiden Direktur ITSEC Asia Patrick Dannacher mengatakan, selama 16 tahun terakhir, ITSEC tumbuh seiring dengan percepatan transformasi digital di Indonesia.

“Pencapaian kami hari ini tidak hanya tercermin dari pertumbuhan bisnis, tetapi juga dari fondasi yang semakin kuat sebagai perusahaan keamanan siber yang berkelanjutan dan profitable,” ujar Patrick Dannacher.

Saat ini, ancaman yang dihadapi pengguna di Indonesia makin nyata mulai dari malware yang masuk tanpa disadari hingga penipuan yang menyamar sebagai bank, atau layanan pemerintah serta pencurian data finansial dan akun digital.

Bahkan, aplikasi berbahaya termasuk yang terkait judi online juga menjadi risiko yang sering ditemukan. Satu perangkat yang tidak terlindungi pun dapat menjadi pintu masuk bagi ancaman ke dalam sistem organisasi. (lmm)

Komentar

Iklan