Indosat dan Cisco Luncurkan Pusat Keamanan Siber
Jakarta, ID – PT Indosat Tbk, emiten telko digital yang juga dikenal sebagai Indosat Ooredoo Hutchison, bekerja sama dengan Cisco, meluncurkan pusat keamanan siber terpadu Security Command Center (SCC).
Melalui SCC, Indosat menghadirkan solusi keamanan siber lebih inklusif melalui layanan yang memungkinkan tim operasional dan organisasi dari berbagai skala untuk menavigasi kompleksitas lanskap digital lebih percaya diri.
Langkah Indosat yang strategis tersebut dilakukan guna mendukung penguatan ketahanan digital di Indonesia seiring meningkatnya pengaruh kecerdasan artifisial (AI) yang turut mengubah lanskap keamanan siber.
SCC, yang didukung platform keamanan terpadu dari Cisco, punya kemampuan mendeteksi ancaman siber dan machine learning analytics yang canggih dari Splunk, serta pemahaman mendalam terhadap pasar lokal dan global dari Cisco Customer Experience Services.
Kombinasi itu akan menghadirkan kemampuan deteksi, investigasi, dan respons secara real-time dalam skala besar untuk menjawab berbagai kebutuhan di sektor ekonomi digital Indonesia yang tengah tumbuh pesat.
SCC juga siap membantu organisasi beradaptasi di tengah percepatan transformasi digital dan adopsi AI dengan memberikan visibilitas berkelanjutan dan insight berbasis AI guna mencegah serangan siber sebelum terlambat.
“Kehadiran Security Command Center, hasil kolaborasi Indosat bersama Cisco, memperkuat sikap Indonesia terhadap keamanan siber dan menegaskan komitmen kami dalam melindungi pemerintah, para pelaku usaha, dan masyarakat,” ujar President Director and Chief Executive Officer Indosat Vikram Sinha, dikutip InfoDigital.co.id, Rabu (4/3/2026).
Menurut dia, perpaduan teknologi kelas dunia dan pemahaman terhadap kondisi pasar di Indonesia akan menciptakan infrastruktur digital yang aman dan tangguh untuk mendorong inovasi dan mendukung kemajuan digitalisasi di Indonesia secara jangka panjang.
“Cisco bangga bisa melanjutkan kolaborasi dengan Indosat untuk menetapkan standar baru dalam ketahanan digital di Indonesia,” tutur Chair and CEO Cisco Chuck Robbins.
Melalui kekuatan dari Cisco dan Splunk, lanjut dia, pihaknya menghadirkan fondasi infrastruktur andal dan tepercaya yang dibutuhkan organisasi di Indonesia untuk mengantisipasi ancaman siber berbasis AI guna menjadi yang terdepan di era ekonomi digital.
Seiring meningkatnya adopsi AI di dunia usaha, institusi publik, dan keseharian masyarakat, risiko ancaman siber yang semakin canggih juga meningkat.
Keamanan siber pun harus terintegrasi di setiap lapisan infrastruktur digital, bukan sekadar tambahan atau solusi sementara.
Kehadiran SCC Indosat pun memungkinkan hal tersebut melalui pemantauan berkelanjutan, visibilitas menyeluruh, serta intelijen yang dapat ditindaklanjuti, sehingga organisasi dapat fokus pada inovasi dan pertumbuhan. (bdm)




