IFG Life dan Mandiri Inhealth Bayar Klaim Rp10,7 T
Jakarta, ID – Tahun 2025, PT Asuransi Jiwa IFG (IFG Life) dan PT Asuransi Jiwa Inhealth Indonesia (Mandiri Inhealth) telah membayar klaim dan manfaat asuransi dengan total nilai Rp10,7 triliun kepada lebih dari 1,1 juta peserta.
Angka klaim yang sangat besar itu mencerminkan komitmen nyata kedua perusahaan dalam menghadirkan perlindungan yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Direktur Keuangan merangkap Plt Direktur Operasional IFG Life Ryan Diastana Firman mengatakan, kemampuan perusahaan dalam membayar klaim dan manfaat secara konsisten merupakan indikator penting keberlanjutan bisnis asuransi.
“Sepanjang 2025, IFG Life telah membayar klaim dan manfaat asuransi sebesar Rp6,3 triliun kepada lebih dari 480.000 peserta,” ujar Ryan di Jakarta, dikutip InfoDigital.co.id, Kamis (12/2/2026).
Plt Direktur Utama Mandiri Inhealth Marihot H Tambunan menambahkan, Mandiri Inhealth ingin para peserta merasakan proses layanan asuransi yang jelas dan mudah.
“Fokus kami bukan hanya pada manfaat, tetapi juga pada pengalaman peserta saat menggunakan layanan Mandiri Inhealth,” tutur Marihot.
Dengan dukungan jaringan layanan yang luas, lanjut dia, Mandiri Inhealth terus berupaya memastikan peserta mendapatkan layanan yang konsisten, dapat diandalkan, dan tepercaya.
“Untuk menjaga kepercayaan tersebut, Mandiri Inhealth telah membayar klaim dan manfaat asuransi sebesar Rp4,4 triliun,” ucapnya.
Sebagai bagian dari IFG, BUMN holding asuransi, penjaminan, dan investasi, IFG Life dan Mandiri Inhealth memastikan para peserta mendapatkan klaim dan manfaat asuransi secara tepat waktu sesuai ketentuan yang diperjanjikan dalam polis.
Hal tersebut merupakan cerminan tanggung jawab serta keandalan IFG Life dan Mandiri Inhealth dalam menyediakan perlindungan terbaik bagi para pesertanya.
Dalam industri asuransi, kepercayaan bukan sekadar nilai, tetapi fondasi utama hubungan antara perusahaan asuransi dengan pesertanya. Kepercayaan ini dibangun melalui komitmen nyata dalam memenuhi janji perlindungan kepada peserta.
Sementara itu, seiring penguatan kolaborasi setelah bergabungnya Mandiri Inhealth ke dalam ekosistem IFG pada 2024 lalu, kedua perusahaan kini fokus memperluas dampak layanan bagi masyarakat.
Sinergi keduanya diarahkan untuk membangun ekosistem perlindungan yang relevan dengan kebutuhan peserta.
Dengan dukungan lebih dari 8.000 provider layanan kesehatan rekanan di berbagai wilayah di Indonesia, IFG Life dan Mandiri Inhealth terus memperluas akses terhadap layanan kesehatan dan perlindungan bagi keluarga Indonesia. (bdm)




