Kaspersky Berbagi 5 Tips Lindungi Anak di Ruang Digital

Jumat 06-11-2026,14:30 WIB
Reporter : AF Rahmani
Editor : Abdul Muslim

Jakarta, ID – Kaspersky, perusahaan konsultan dan penyedia jasa solusi keamanan siber asal Rusia, telah mengingatkan bahwa kebiasaan anak berbagi video tentang aktivitas hariannya, atau ‘Get ready with me (GRWM)!’ bisa menjadi pintu masuk serangan siber phishing dan penipuan digital. 

Lalu, bagaimana keluarga dapat membantu anak-anak dan remaja melindungi rekam jejak digitalnya yang bisa terumbar secara gratis di ruang digital?

Kaspersky memberikan 5 tips dan cara agar jejak rekam pribadi dan penting anak dan remaja tidak terumbar  di ruang digital, serta menjadi jalan masuk serangan siber dan penipuan.

“Itulah sebabnya edukasi keamanan daring harus melampaui nasihat konvensional, seperti ‘berpikirlah sebelum mengunggah’,” ujar Cyber Literacy Projects Lead di Kaspersky Andrey Sidenko, dikutip InfoDigital, Jumat (6/11/2026). 

BACA JUGA:Awas, Kebiasaan Berbagi Video Anak Bisa Jadi Pintu Masuk Serangan Siber dan Penipuan

1. Belajar melihat konten dari perspektif orang luar

Sebelum mempublikasikan video, anak-anak dapat bertanya pada diri sendiri, tidak hanya, “Apakah saya menyukai konten ini?” 

Tetapi, anak juga perlu bertanya, “Apa yang dapat dipahami oleh seseorang yang tidak mengenal saya dari video ini?” 

Video rutin sekilas jarang berisi satu informasi sensitif yang jelas. 

Namun sebaliknya, video tersebut jika dirangkum mungkin mencakup banyak detail kecil, yakni jalan familiar di latar belakang, jadwal harian yang disebut dalam percakapan, atau nama teman muncul di video.

Mengembangkan kebiasaan meninjau konten sebelum dipublikasikan juga akan membantu anak-anak memahami bahwa jejak digital dibuat tidak hanya oleh apa yang dibagikan, tetapi juga konteks di sekitarnya. 

Sumber daya edukasi, seperti kursus Kaspersky Cyberhygiene pun bisa membantu pengembangan keterampilan keamanan digital praktis, termasuk melindungi informasi pribadi, mengenali perilaku mencurigakan, dan membuat keputusan yang lebih tepat secara online.

BACA JUGA:Daftar Platform Digital Berisiko Rendah dan Tinggi bagi Anak Menurut PP Tunas

2. Periksa jejak digital secara teratur

Anak-anak dan orang tua pun dapat secara berkala pun perlu mencoba untuk mencari informasi tentang anak dan remajanya di ruang digital (online) yang sudah tersedia dan terlanjur terekspos secara publik. 

Kategori :