48% Pengakses Kredit Kredivo Kaum Perempuan

Sabtu 31-10-2026,14:30 WIB
Editor : Abdul Muslim

Di sisi lain, pemanfaatan kredit juga semakin mengarah pada kebutuhan produktif. 

Pada 2025, sebanyak 54% kredit yang disalurkan Kredivo digunakan untuk kebutuhan produktif. Sementara itu, jumlah pengguna yang mengakses kredit sebagai modal usaha meningkat hingga 15 kali lipat dibandingkan 2019. 

Temuan tersebut pun menunjukkan bahwa semakin terbukanya peluang pemanfaatan kredit untuk mendukung aktivitas ekonomi yang produktif, termasuk bagi kaum perempuan.

Atasi Hambatan Akes Kredit   

Namun, Kredivo juga mengakui bahwa perempuan masih menghadapi berbagai hambatan dalam mengakses kredit formal, mulai dari keterbatasan agunan, riwayat kredit, hingga bukti pendapatan. 

Karena itu, Kredivo, pelopor layanan keuangan paylater di Indonesia, terus mendorong akses keuangan yang setara bagi laki-laki maupun perempuan. 

Berdasarkan World Bank pada tahun 2020, sekitar 60% UMKM di Indonesia dimiliki oleh perempuan, namun akses pembiayaan masih menjadi salah satu tantangan dalam pengembangan usaha mereka. 

Karena itu, perluasan akses kredit menjadi penting untuk membuka lebih banyak peluang bagi perempuan dalam mengembangkan usaha, berpartisipasi dalam kegiatan ekonomi, dan membangun kemandirian finansial.

BACA JUGA:Paylater Kredivo Bisa Digunakan di Transjakarta

Penggunaan Kredit Bijak

Seiring dengan makin luasnya akses kredit, penggunaan kredit yang bijak dan sesuai kemampuan finansial menjadi krusial untuk memastikan dampak positif dari inklusi keuangan. 

Untuk mendukung hal tersebut, Kredivo terus menerapkan prinsip responsible lending serta menjalankan berbagai inisiatif edukasi keuangan, seperti Generasi Djempolan, Kredinspirasi, #AutoMikir, #AndaiAndaPandai, dan KrediCast. 

Laporan yang sama juga mencatat, 65,7% pengguna Kredivo tergolong well-literate secara finansial, menunjukkan tingkat pemahaman keuangan yang baik di kalangan mayoritas penggunanya. 

Melalui kombinasi perluasan akses yang setara, literasi keuangan, dan responsible lending, Kredivo terus mendorong terciptanya inklusi keuangan yang sehat dan berkelanjutan.

“Semakin luas akses yang terbuka, semakin penting memastikan pertumbuhannya tetap sehat,” kata Indina. 

Karena itu, perluasan inklusi keuangan perlu beriringan dengan literasi keuangan dan penerapan responsible lending. 

Kategori :