48% Pengakses Kredit Kredivo Kaum Perempuan

Sabtu 31-10-2026,14:30 WIB
Editor : Abdul Muslim

Jakarta, ID – Laporan Dampak Sosial dan Ekonomi Kredivo mencatat, 48% masyarakat Indonesia yang memperoleh akses kredit pertama melalui Kredivo merupakan perempuan. Sementara itu, 48% penerima kredit usaha Kredivo juga merupakan perempuan. 

Laporan tersebut menemukan bahwa akses kredit produktif Kredivo berkaitan dengan makin kuatnya peran perempuan dalam menentukan keputusan finansial dan mengelola sumber daya keuangan di rumah tangga.

Inklusi keuangan bagi perempuan pun tidak hanya tentang membuka akses terhadap pembiayaan, tetapi juga terkait upaya menciptakan peluang untuk membangun kemandirian ekonomi. 

Wakil Kepala Bidang Penelitian dan Pelatihan LD FEB UI Paksi Walandouw berpendapat, temuan penelitian itu menunjukkan bahwa Kredivo turut memperluas akses kredit bagi Perempuan.

“Dengan 48% pengguna yang pertama kali mengakses kredit melalui Kredivo adalah Perempuan,” ujar Paksi, dikutip InfoDigital, Sabtui (31/10/2026). 

BACA JUGA:Studi LD FEB UI: 54% Kredit Kredivo untuk Kebutuhan Produktif

Menurut dia, temuan itu menjadi indikasi positif bagi inklusi keuangan di Tanah Air, mengingat akses terhadap sumber daya ekonomi dapat memengaruhi posisi tawar perempuan, baik dalam keluarga maupun ekonomi lebih luas. 

Sebab, dari perspektif demografi, dampak inklusi keuangan tidak hanya dilihat dari terbukanya akses pembiayaannya.

Tetapi, bagaimana akses pembiayaan mendukung kapasitas perempuan dalam mengelola sumber daya, menentukan pilihan ekonomi, dan berpartisipasi dalam pengambilan keputusan secara lebih mandiri.

Inklusi Keuangan 

Chief Marketing Officer Kredivo Indina Andamari menambahkan, sejak berdiri 2016, Kredivo percaya bahwa inklusi keuangan harus memberikan kesempatan yang setara bagi laki-laki maupun perempuan untuk mengakses pembiayaan. 

Sebab, skses kredit yang sesuai kebutuhan dan kemampuan dapat menjadi salah satu enabler bagi perempuan untuk mengembangkan usaha, memperkuat kemandirian ekonomi, hingga berdampak pada kesejahteraan keluarga. 

“Karena itu, kami ingin memastikan semakin banyak perempuan tidak hanya terjangkau layanan kredit, tetapi juga dapat memanfaatkannya secara produktif dan bertanggung jawab,” tutur Indina.

Perluasan akses kredit juga terlihat dari meningkatnya jumlah masyarakat yang memperoleh akses kredit pertama melalui Kredivo, yang tumbuh hingga 10 kali lipat dibandingkan 2019. 

BACA JUGA:BCA Digital Salurkan Pendanaan Lewat Kredivo Group

Kategori :