Aksara Jawa dan Pegon Kini Bisa Jadi Nama Domain Internet

Kamis 15-10-2026,06:20 WIB
Editor : Abdul Muslim

Jakarta, ID – Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI) menyampaikan, sekarang, aksara Jawa dan Arab lokal (Pegon) dapat digunakan sebagai nama domain menyusul penetapannya dalam Internet Corporation for Assigned Names and Numbers (ICANN).

ICANN telah menerbitkan standar teknis Second-Level Reference Label Generation Rules (LGR) yang memungkinkan aksara Jawa dan Pegon bisa langsung digunakan dalam nama domain tingkat dua pada awal Oktober 2026.

"Kami menyambut baik perkembangan ini karena menunjukkan bahwa aksara Nusantara semakin mendapat ruang di ekosistem internet global," ujar Ketua PANDI Isnawan, dalam keterangannya, dikutip InfoDigital, Kamis (15/10/2026).

Domain tingkat dua merujuk kepada bagian alamat situs web yang letaknya persis di sebelah kiri titik dan akhiran domain utama.

Bagian tersebut umumnya merupakan nama identitas utama maupun merek yang didaftarkan oleh pemilik web. 

Sebagai contoh, dalam alamat web infodigital.co.id, infodigital merupakan second-level domain dan co.id adalah top-level domain.

Dengan dikantonginyanya Second-Level Reference LGR untuk aksara Jawa, pada masa mendatang, seseorang/perusahaan dapat mendaftarkan mereknya dengan penulisan aksara Jawa secara langsung dan tidak lagi menggunakan alfabet Latin.

BACA JUGA:80,6% WNI Sudah Online, Pemerintah Dorong Domain .id Makin Berperan

Aksara Pegon

Selain menerbitkan Second-Level Reference LGR untuk aksara Jawa, ICANN telah melakukan pembaruan LGR untuk kelompok aksara daerah berbasis aksara Arab lokal (Pegon).

Dengan demikian, penggunaan aksara Pegon yang merupakan bagian dari aksara Arab modifikasi khas Nusantara turut bisa digunakan sebagai nama domain tingkat dua. 

Aksara Pegon turut meliputi aksara Jawi, Arab Melayu, Serang, dan Buri Wolio.

Hal tersebut pun dinilai Isnawan sebagai sebuah pencapaian baik dan langkah krusial untuk memperluas penggunaan aksara Nusantara secara langsung di internet.

"Penggunaan Pegon pada second-level domain menjadi langkah penting, sekaligus membuka jalan bagi visi yang lebih besar," kata Isnawan.

Visi besar yang dimaksud adalah pengembangan Top-Level Domain (TLD) atau nama domain tingkat atas yang sepenuhnya berbasis aksara Arab Nusantara di masa mendatang.

Kategori :