Alons pun memberikan tips dan saran kepada para pengelola situs. Ada tiga langkah sederhana yang bisa langsung dilakukan agar portalnya tidak menjadi sarana gratis pomosi judi online.
1. Cek untuk pencegahan
Ketik site:namadomain.ac.id slot atau site:namadomain.go.id togel di Google. Kalau muncul judul atau isi tentang judi, situs kemungkinan sudah kebobolan. Jangan lupa cek juga situs jurnal, fakultas, dan unit di bawahnya.
2. Tutup dan hapus
Jika sudah menjadi sarana promosi, jangan cuma menghapus halaman judinya. Cari dan tutup pintu masuknya, dengan cara perbarui aplikasi, plugin dan tema, hapus berkas dan akun yang tidak dikenal, serta matikan subdomain yang sudah tidak dipakai.
3. Kunci yang aman
Selanjutnya, ganti semua kata sandi pengelola, panel hosting dan database, lalu aktifkan otentikasi dua faktor.
Kemudian, daftarkan situs di Google Search Console untuk menghapus halaman judi dari hasil pencarian, dan sediakan kontak pelaporan keamanan yang jelas.
Sebagai catatan, menghapus halamannya saja kerap tidak cukup karena sumber masalahnya bukan di tampilan situs, melainkan kelemahan lain yang harus ditutup.
“Kalau pintunya masih terbuka, ya penyusupnya akan datang lagi,“ pungkas Alfons.
Jika situs institusi pembaca menjadi korban, Vaksincom membuka layanan untuk mendapatkan laporan lengkap dan bantuan solusi, mulai dari menemukan pintu masuk penyusup sampai pendampingan pembersihan dan pencegahannya. (abm)