Jakarta, ID – Temuan Vaksincom Oktober 2026 menyebutkan, 9 situs web resmi dari institusi perguruan tinggi dan pemerintahan di 8 provinsi di Tanah Air telah mempromosikan judi online. Berikut penyebab dan dampaknya, serta cara pencegahannya.
Dari 9 institusi yang dititipi promosi judi online, sebanyak 7 merupakan perguruan tinggi (PT), yaitu 4 PT negeri dan 3 PT swasta. Sisanya, 1 unit merupakan lembaga pemerintah pusat di daerah dan 1 penerbit jurnal.
Lokasinya tersebar dari Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Bengkulu, Lampung, Jawa Tengah, Jawa Timur sampai Kalimantan Timur. Kasus ini pun bukan hanya masalah satu daerah, tapi menjadi masalah nasional.
Pendiri dan analis keamanan siber dari Vaksincom Alfons Tanujaya menyampaikan, situs korban di provinsi yang berbeda, mempromosikan merek judi yang sama dengan pola kalimat yang mirip.
“Artinya, ini bukan ulah iseng satu dua orang, melainkan penyusupan massal oleh kelompok yang sengaja berburu situs berdomain terpercaya untuk dijadikan papan iklan gratis,” ujar Alfons, dalam pernyataannya, dikutip InfoDigital, Senin (12/10/2026).
BACA JUGA:9 Situs Kampus dan Instansi Disusupi Iklan Judi Online
Penyebab Jadi Sarana Promosi Judol
Lalu, mengapa hal tersebut bisa terjadi? Alfons menyebutkan setidaknya ada 6 hal yang menjadi penyebabnya.
1. Aplikasi tidak di-patch dengan disiplin
Ketika ditemukan celah keamanan (bug), penyusup dengan mudah dieksploitasi penyusup, termasuk sindikat dari aktivitas judi online untuik menitipkan promosi judi online.
Ibarat rumah dengan kunci lama yang cara membukanya sudah beredar luas. Sebagian situs korban diindikasiakn masih menjalankan perangkat lunak versi lama yang tidak mendapat pembaruan keamanan (patch).
2. Kata sandi pengelola lemah atau mudah ditebak
3. Upload yang tak ikuti standar keamanan
Pengelolaan akun untuk unggahan (upload) jurnal yang tidak mengikuti standar sekuriti yang baik bisa membuka celah bagi penyusup untuk menyamar sebagai mahasiswa dan malah mengupload konten judi online.
4. Pengamanan andalkan username dan password