Samsung Benamkan Android Enterprise di Galaxy XR
Jakarta, ID – Samsung Electronics telah memperbarui software penting untuk Galaxy XR dengan menghadirkan kapabilitas enterprise melalui Android Enterprise secara bertahap serta meningkatkan pengalaman penggunaan sehari-hari lewat sejumlah peningkatan usability.
Dimulai dari Galaxy XR, Android XR pun kini mendukung Android Enterprise, memperluas framework manajemen tepercaya yang telah digunakan di jutaan perangkat Android ke lingkungan immersive.
Pembaruan itu menghadirkan kontrol dan efisiensi berstandar enterprise pada Galaxy XR sekaligus menciptakan fondasi yang scalable untuk implementasi nyata di berbagai industri seperti pelatihan, manufaktur, layanan kesehatan, hingga retail.
“Visi kami terhadap XR melampaui sekadar hardware, kami ingin membangun ekosistem yang aman, scalable, dan terus berkembang berdasarkan kebutuhan pengguna,” ujar EVP and Head of XR R&D Team, Mobile eXperience (MX) Business Samsung Electronics James Choi, dikutip InfoDigital.co.id, Senin (1/6/2026).
Dengan dukungan Android Enterprise dan pembaruan platform yang berkelanjutan, lanjut dia, Galaxy XR menunjukkan bagaimana berbagai use case nyata mulai dari pekerjaan, eksplorasi, hingga hiburan turut membentuk arah pengembangannya.
VP in charge of Product & Engineering Android Enterprise di Google David Still menambahkan, ekspansi Android Enterprise ke Android XR menghadirkan framework keamanan dan manajemen tepercaya yang selama ini diandalkan para profesional IT di jutaan perangkat Android ke era baru spatial computing, dimulai dari Samsung Galaxy XR.
“Fondasi yang terstandarisasi ini menjadi hal yang dibutuhkan organisasi untuk mengamankan dan memperluas deployment XR dengan lebih percaya diri,” tutur David Still.
Peningkatan Pengalaman
Selain menghadirkan kapabilitas enterprise, pembaruan Android XR terbaru membawa berbagai peningkatan yang dirancang untuk pengalaman penggunaan sehari-hari.
Hal itu mulai dari meningkatkan kenyamanan, menjaga kelancaran alur kerja, memperluas aksesibilitas, hingga menghadirkan cara yang lebih immersive dalam menikmati konten.
Fitur yang dihadirkan meliputi:
1. Peningkatan posisi virtual keyboard yang memungkinkan pengguna menyimpan posisi keyboard alternatif sesuai preferensi tinggi dan kedalaman tampilan untuk pengalaman yang lebih personal.
2. Desktop session restore yang secara otomatis membuka kembali hingga tiga aplikasi terakhir beserta tata letaknya setelah perangkat dinyalakan ulang, sehingga pengguna dapat kembali bekerja atau menikmati hiburan dengan lebih seamless.
3. Fitur aksesibilitas yang diperluas seperti single eye tracking dan pointer customization, menjadikan Galaxy XR lebih inklusif dan adaptif bagi pengguna dengan kebutuhan penglihatan atau mobilitas yang beragam.
4. Wall panel alignment, panduan visual di layar yang memudahkan pengguna menyelaraskan konten secara presisi di ruang sekitar, sehingga tampilan layar dapat terintegrasi lebih natural dengan lingkungan fisik.
5. Auto Spatialization yang kini tersedia di Google Chrome dan YouTube, memungkinkan konten 2D diubah secara otomatis menjadi foto dan video 3D yang lebih immersive. (bdm)




