Surge Percepat Pembangunan Internet Rakyat
Jakarta, ID – PT Solusi Energi Digital/Surge Tbk, emiten telekomunikasi digital milik Hashim Djojohadikusumo berkode saham WIFI, akan mempercepat pembangunan jaringan Internet Rakyat berbasis 5G fixed wireless access (FWA).
Surge menargetkan pembangunan 5.500 titik (sites) Internet Rakyat tahun 2026 dengan potensi menjangkau hingga 5 juta pelanggan sampai akhir tahun 2026 di pulau Jawa, Maluku, dan Papua.
Hal itu dilakukan Surge setelah para pemegang saham setuju perubahan penggunaan pana dari Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) Rp5,9 triliun untuk Internet Rakyat dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 8 April 2026.
Surge akan mempercepat implementasi infrastruktur Internet Rakyat di Region-1, yang mencakup Jawa, Maluku, dan Papua, dengan fokus pada konektivitas terjangkau untuk memberikan manfaat sosial dan ekonomi.
“Dengan dukungan penuh dari pemegang saham, kami berada pada posisi yang kuat untuk mempercepat penetrasi pasar dan memperluas jangkauan layanan internet ke jutaan rumah tangga di Indonesia,” ujar Direktur Surge Shannedy Ong, dikutip InfoDigital.co.id, Senin (13/4/2026).
Menurut dia, tonggak tersebut mencerminkan fokus strategi eksekusi proyek Internet Rakyat yang dirancang untuk menghadirkan internet berkecepatan tinggi yang andal dan terjangkau dalam skala besar.
Melalui inisiatif itu, Surge pun memperkuat posisinya sebagai salah satu pelopor dalam penyediaan solusi konektivitas terjangkau berbasis teknologi 5G FWA sekaligus mendorong percepatan inklusi digital di Indonesia.
Dia menjelaskan, pembiayaan proyek Internet Rakyat dengan alokasi dana Rp5,9 triliun merupakan sebuah inisiatif strategis yang bertujuan mempercepat perluasan akses konektivitas berkecepatan tinggi yang terjangkau, khususnya bagi rumah tangga yang belum terlayani (unserved) dan kurang terlayani (underserved).
Keputusan RUPSLB tersebut pun menegaskan komitmen Surge dalam menjembatani kesenjangan digital melalui infrastruktur yang skalabel, efisien biaya, serta solusi akses nirkabel generasi berikutnya.
Kecepatan Internet
Sementara itu, sebagai bagian dari RUPSLB, para pemegang saham juga diberikan kesempatan untuk merasakan langsung pengalaman Internet Rakyat melalui uji coba jaringan secara real-time.
Dengan menggunakan smartphone yang terhubung ke perangkat 5G customer premises equipment (CPE), kecepatan unduh internet berkisar 200-300 Mbps. Ini menunjukkan kinerja jaringan yang unggul serta kesiapan untuk implementasi lebih luas.
Internet Rakyat dikembangkan sebagai solusi konektivitas yang lebih inklusif yang menawarkan kecepatan hingga 100 Mbps, unlimited kuota, tanpa biaya instalasi, serta tanpa biaya sewa modem.
Internet Rakyat menyediakan paket layanan dengan harga terjangkau yang memungkinkan pelanggan menikmati koneksi stabil untuk kebutuhan rumah tangga, pendidikan, usaha kecil, maupun aktivitas digital sehari-hari.
Program Internet Rakyat yang didukung Kementerian Komunikasi dan Digital hadir sebagai langkah nyata dalam memperluas akses konektivitas nasional dan mendukung percepatan transformasi digital Indonesia.
Pada perdagangan Jumat (10/4/2026), saham WIFI ditransaksikan menguat Rp80 (3,54%) ke penutupan Rp2.340. Sahamnya dibuka dari level terendah Rp2.290 dan sempat ke posisi tertinggi Rp2.440. (bdm)




