Kemendag dan Lazada Perkuat Kualitas Transaksi Online
Jakarta, ID – Kementerian Perdagangan (Kemendag), melalui Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga (PKTN), bersinergi dengan Lazada Indonesia dan Lampu.id, memperkuat standar kualitas perdagangan/transaksi digital (online).
Melalui program pelatihan ‘Quality and Trust: Kunci Membangun Loyalitas Konsumen & Produk Laris di Pasar’, para pelaku usaha diberikan edukasi bahwa kualitas merupakan fondasi utama keberhasilan transaksi online.
Sebab, pertumbuhan penjualan tidak akan berkelanjutan tanpa kepercayaan konsumen yang dibangun secara konsisten. Kegiatan tersebut melibatkan lebih dari 250 pelaku usaha.
“Kementerian Perdagangan hadir untuk memastikan iklim usaha tumbuh sehat, adil, dan berkelanjutan,” ujar Direktur Jenderal PKTN Kemendag Moga Simatupang, dikutip InfoDigital.co.id, Minggu (15/3/2026).
Menurut dia, perlindungan konsumen bukan untuk mempersulit pelaku usaha, melainkan juga sebaliknya, untuk membangun pasar yang tepercaya di mana kejujuran, kepatuhan, dan inovasi berjalan beriringan.
“Untuk itu, efektivitas regulasi hanya dapat dicapai melalui kolaborasi yang erat dengan pelaku usaha, guna mewujudkan ekosistem usaha yang tertib, berkeadilan, serta konsumen yang berdaya,” tuturnya.
Penguatan regulasi dan sinergi dengan marketplace pun disebutnya menjadi wujud nyata kehadiran negara dalam melindungi konsumen Indonesia.
Sementara itu, sebagai platform e-commerce di Indonesia, Lazada Indonesia turut berkomitmen dalam penguatan ekosistem perdagangan digital yang bertanggung jawab.
“Kami terus berupaya menghadirkan pengalaman transaksi digital yang aman dan transparan melalui penerapan sistem pengawasan terintegrasi serta kebijakan pengembalian yang jelas,” ucap Vice President Government Affairs Lazada Indonesia Budi Primawan.
Pada saat yang sama, lanjut dia, Lazada mendorong para pelaku usaha meningkatkan kualitas produk dan layanan agar dapat menghadirkan produk yang autentik dan berkualitas bagi konsumen Indonesia.
“Upaya ini merupakan bagian dari komitmen kami dalam membangun kepercayaan jangka panjang serta meningkatkan kepuasan pelanggan,” katanya.
Di sisi lain, melalui partisipasi yang konstruktif, Lampu.id juga mengambil peran dalam memperluas jangkauan program melalui pemanfaatan jejaring komunitas dan kanal publikasi guna mengoptimalkan manfaat inisiatif program.
Pembekalan Para Ahli
Sementara itu, dengan pelatihan yang menghadirkan para ahli dari beragam latar belakang tersebut, pelaku usaha dibekali untuk tidak hanya memperkuat perlindungan konsumen dari berbagai risiko dalam transaksi digital.
Mereka juga juga didorong untuk menjaga konsistensi kualitas serta menanamkan praktik pemasaran yang kreatif dengan tetap menjunjung tinggi integritas.
Pelatihan diadakan juga karena perkembangan ekonomi digital yang didukung oleh peningkatan penetrasi internet telah mendorong pemanfaatan platform perdagangan digital (marketplace/e-commerce) sebagai media transaksi masyarakat Indonesia.
Bagi pelaku usaha, meningkatnya intensitas transaksi digital tidak hanya membuka peluang pasar yang lebih luas, tetapi juga menuntut kemampuan adaptasi yang bertanggung jawab dan berkelanjutan terhadap dinamika dan ekspektasi konsumen saat ini.
Namun demikian, masih terdapat pelaku usaha yang membutuhkan pendampingan dalam menerapkan praktik penjualan yang bertanggung jawab. (abm)




