Infodigital.co.id

UOB Kay Hian Kuasai 25% Saham Jasnita

Logo Jasnita. (Dok Jasnita)

Jakarta, ID – UOB Kay Hian Private Limited, perusahaan pengelola aset dan investasi, melaporkan kepemilikan saham di PT Jasnita Telekomindo Tbk (kode saham JAST) naik menjadi 277.471.620 unit/lembar (25,6%) per Kamis (5/3/2026).

Kepemilihan saham UOB Kay di Jasnita, emiten penyedia solusi teknologi komunikasi di Indonesia, tersebut bertambah 36.254.700 lembar (3,32%) dari sebelumnya 241.216.920 lembar (22,28%).

Transaksi itu pun telah dilaporkan oleh UOB Kay Hian Private Limited kepada Otoritas Jasa Keuangan dan Bursa Efek Indonesia sebagai bagian dari keterbukaan informasi publik/investor.

Dalam surat pernyataannya, UOB Kay Hian Private Limited menjelaskan bahwa sebelum transaksi pembelian 36.254.700 lembar saham, telah memiliki 241.216.920 (22,28%) saham JAST.

“(Sementara itu), jumlah saham yang dimiliki setelah transaksi pembelian bertambah menjadi 277.471.620 unit/lembar (25,6%),” ungkap UOB Kay Hian, dikutip InfoDigital.co.id, Jumat (6/3/2026).

UOB Kay Hian juga menyampaikan, tambahan 36.254.700 lembar JAST yang kini dimilikinya dibeli sebanyak 13 kali transaksi yang dilakukan secara langsung di Bursa Efek Indonesia pada 2 Februari hingga 3 Maret 2026.

UOB Kay Hian membelinya secara langsung di Bursa Indonesia dengan harga terendah Rp98 pada 2 Februari 2026 dan tertinggi Rp107 tanggal 3 Maret 2026.

Namun, uniknya, UOB Kay Hian juga melaporkan, pada tanggal 5 dan 20 Februari 2026, juga sempat menjual total 28 juta saham Jasnita. Pembelian dilakukan masing-maisng terdiri atas 8 juta saham dengan harga Rp113 dan 20 juta lembar pada harga Rp122.

Namun, karena transaksi terakhir pembelian saham dilakukan pada 3 Maret 2026, pada akhirnya, UOB Kay Hian memiliki total  277.471.620 lembar (25,6%) per Kamis (5/3/2026).

Dengan kepemilikan saham tersebut, UOB Kay pun mengaku bukan sebagai pemilik saham terbesar atau pengendali di Jasnita.

Sementara itu, pada peradagangan Kamis (5/12/2025), saham JAST menguat Rp 1 (0,98%) ke penutupan Rp103. Sahamnya dibuka dari Rp102 yang juga menjadi level terendahnya serta sempat ke posisi tertinggi Rp107. (lmm)

Komentar

Iklan