Surge Audit Laporan Keuangan Kuartal III
Jakarta, ID – PT Solusi Sinergi Digital/Surge Tbk, emiten pada bidang usaha jaringan serat optik, periklanan, serta produk dan layanan digital berkode saham WIFI, sedang mengaudit laporan keuangan (LK) kuartal III-2025 sebelum dilaporkan kepada OJK, BEI, dan dipublikasikan. Audit LK Surge untuk memperoleh global rating.
“Pemberitahuan audit atas laporan keuangan interim yang berakhir tanggal 30 September 2025,” ujar Direktur Surge Shannedy Ong, dikutip InfoDigital.co.id, Kamis (9/10/2025).
Hal itu pun telah Shannedy Ong laporkan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan ditembuskan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) sebagai bagian dari keterbukaan informasi publik/kepada investor.
Menurut dia, saat ini, LK interim konsolidasian perseroan yang berakhir tanggal 30 September 2025 sedang dalam proses audit oleh Kantor Akuntan Publik Anwar dan Rekan.
“Itu dilakukan sehubungan dengan rencana perseroan (Surge) untuk melaksanakan global rating,” imbuhnya.
Walaupun ada audit, perseroan akan tetap menyampaikan LK konsolidasian per 30 September 2025 kepada PT Bursa Efek Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, yaitu selambat-lambatnya pada tanggal 28 November 2025.
Direktur Utama Surge Yune Marketatmo menambahkan, sehubungan dengan itu, Surge pun akan menyampaikan LK kuartal III-2025 kepada OJK dan BEI yang sudah diaudit.
“Dengan ini disampaikan, PT Solusi Sinergi Digital Tbk akan melakukan penyampaian LK kuartal III untuk tahun buku 2025 yang diaudit oleh akuntan publik,” pungkas Yune.
Kewajiban Melaporkan
Sementara itu, Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia Nomor 14/POJK.04/2022 tentang Penyampaian Laporan Keuangan Berkala Emiten Atau Perusahaan Publik mewajibkan emiten melaporkan LK secara berkala.
Penyampaian LK berkala wajib dilakukan melalui sistem pelaporan elektronik OJK. LK berkala meliputi laporan keuangan tahunan dan tengah tahunan (semesteran).
LK tahunan emiten wajib disampaikan kepada OJK dan diumumkan kepada masyarakat paling lambat pada akhir bulan ketiga setelah tanggal laporan keuangan tahunan.
Sementara itu, LK tengah tahunan (semesteran) wajib disampaikan kepada OJK dan diumumkan kepada masyarakat paling lambat pada akhir bulan pertama setelah tanggal LK tengah tahunan jika tidak disertai laporan akuntan publik dalam rangka audit.
Pada perdagangan Rabu (8/10/2025), saham WIFI ditransaksikan melemah Rp190 (5,59%) ke penutupan Rp3.210. Sahamnya dibuka dari Rp3.490 yang juga menjadi level tertingginya serta sempat ke posisi terendah Rp3.170. (bdm)




