3 Juta Serangan Web Bisnis di RI Diblokir
Jakarta, ID – Kaspersky, perusahaan konsultan dan penyedia solusi keamanan siber asal Rusia, memblokir 3.014.870 serangan web pengguna bisnis di Indonesia (RI) pada 2025.
Jumlah tersebut mencapai 16,74% dari total serangan 18.015.162 web bisnis di Kawasan Asia Tenggara. Indonesia menempati peringkat ketiga setelah Vietnam dan Malaysia.
Jumlah pemblokiran serngan web terbanyak pada tahun lalu ditempai Vietnam dengan jumlah 8.437.695 serangan, dan peringkat kedua, Malaysia sebanyak 3.361.453 serangan yang diblokir.
Sementara itu, web Perusahaan/pengguna bisnis di Thailand dan Singapura juga menghadapi lebih dari 1 juta serangan siber berbasis web tahun 2025.
Menurut catatan Kaspersky, perusahaan di Asia Tenggara terus mengalami volume ancaman siber berkelanjutan melalui web.
Kriteria ancaman berbasis web, termasuk situs web yang diretas, unduhan berbahaya, dan vektor serangan online lain yang dapat menyebabkan akses sistem tanpa izin dan paparan data.
“Meskipun jumlah ancaman web yang kami deteksi dan blokir terhadap pengguna bisnis di Asia Tenggara secara kuantitatif menurun, kami mengamati peningkatan jenis ancaman ini yang menargetkan organisasi di Singapura dan Vietnam,” ungkap Managing Director untuk Asia Pasifik di Kaspersky Adrian Hia, dikutip InfoDigital.co.id, Rabu (15/4/2026).
Selama bertahun-tahun, lanjut dia, kebijakan dan perilaku terhadap keamanan siber di lingkungan perusahaan semakin di Kawasan Asia Tenggara terus meningkat.
“Ini berarti makin banyak organisasi yang membangun pertahanan mereka terhadap serangan siber,” jelasnya.
Tingkat deteksi serangan siber web bisnis di Kawasan Asia Tenggara tersebut juga mencerminkan luasnya partisipasi daring di seluruh aktivitas ekonomi dan sosial di kawasan ini.
Menurut Forum Ekonomi Dunia, ekonomi digital Asia Tenggara saat ini bernilai sekitar US$300 miliar dan diproyeksikan mencapai US$1 triliun tahun 2030.
“Dalam pasar kita yang bergejolak saat ini, perusahaan di kawasan ini dengan tepat memprioritaskan pengeluaran untuk teknologi yang akan meningkatkan keuntungan dan produktivitas,” tutur Hia.
Menurut dia, sebuah penelitian baru-baru ini bahkan menyoroti bahwa pengeluaran teknologi di Asia-Pasifik akan meningkat sebesar 9,8% tahun 2026.
Karena serangan terhadap lingkungan perusahaan terus berkembang dalam kuantitas dan kompleksitas, dia pun yakin bahwa solusi dan layanan keamanan siber akan menjadi salah satu investasi teknologi utama yang diprioritaskan di tahun 2026 ini dan seterusnya.
Jumlah Serangan Web Bisnis RI Diblokir 2025
| No | Negara | Jumlah |
| 1. | Vietnam | 8.437.695 |
| 2. | Malaysia | 3.361.453 |
| 3. | Indonesia | 3.014.870 |
| 4. | Singapura | 1.371.435 |
| 5. | Thailand | 1.207.725 |
| 6. | Filipina | 621.984 |
| Kawasan | Asia Tenggara | 18.015.162 |
Sumber: Kaspersky, April 2025




