Infodigital.co.id

Xiaomi Kenalkan Konsep Kamera Ponsel

Konsep kamera ponsel dari Xiaomi. (Dok Phone Arena)

Jakarta, IDXiaomi, vendor produk perangkat pintar asal China, memperkenalkan konsep sebuah kamera ponsel di ajang Mobile World Congress (MWC) 2025, Barcelona, Spanyol, Senin-Kamis (3-6/2025).

Kamera ponsel yang disebut dengan Xiaomi Modular Optical System tersebut pun terlihat seperti kamera profesional sebenarnya ketika dipasangkan pada ponsel.

Itu  tentu cukup mengejutkan di tengah tren ponsel pintar (smartphone) sekarang telah berhasil ‘mematikan’ perangkat ‘kamera bidik-dan-jepret’, khususnya untuk pengunaan yang bukan untuk kalangan profesional.

Platform Phone Arena, dalam ulasannya, pun menyebut, dari jarak tertentu, konsep kamera ponsel yang diperkenalkan Xiaomi di ajang MWC 2025 terlihat seperti kamera sebenarnya, dengan faktor bentuk ‘standar’ dan malah tidak seperti ponsel ketika lensa telephoto dipasangkan.

“Siapa sangka salah satu lelucon yang paling klise. Hei, kamera saya bisa mengirim pesan dan menelepon,” ungkap Phone Arena, mengomentari konsep kamera ponsel dari Xiaomi, dikutip InfoDigital.co.id, Rabu (5/3/2025).

Phone Arena pun sampai menduga bahwa jika konsep kamera ponsel direalisasikan dan sukses di pasaran, ‘ide gila ini’ akan ditiru pada ponsel seperti Xiaomi 15 Ultra, Galaxy S25 Ultra, iPhone 16 Pro Max, dan semua ponsel lain yang fokus pada performa kamera.

Walaupun masih terkesan aneh dan sangat unik, konsep kamera ponsel yang dipamerkan Xiaomi di MWC 2025 itu bukanlah lensa telephoto tradisional yang dipasang di bagian belakang ponsel.

Jika direalisasikan, bahkan, para pengguna diingatkan bersiap untuk terpesona. Lensa telephoto memiliki sensor di dalam dan bagian belakang lensa tertutup rapat seperti yang sekarang digunakan pada perangkat kamera.

Bagian belakang ponsel juga dibuat tersegel. Tidak akan ada sensor yang terekspos seperti pada kamera ‘biasa’. Keduanya bisa disatukan dan menempel satu sama lain melalui magnet yang kuat.

Ada juga dua pin yang digunakan untuk menyalakan modul lensa-kamera dan ada lubang tambahan di antaranya untuk transfer data. Ini yang disebut sebagai teknologi komunikasi Xiaomi LaserLink.

Teknologi tersebut berfungsi untuk mengubah data cahaya yang ditangkap oleh Light Fusion X Sensor menjadi format digital dan mengirimkannya sebagai laser inframerah-dekat ke ponsel pintar.

Langkah Revolusioner

Langkah Xiaomi tersebut hal yang revolusioner. Xiaomi mengklarifikasi bahwa lensa telephoto yang digunakan adalah sensor Micro Four Thirds yang dua kali lebih besar dari jenis sensor 1 inci yang dianggap ‘besar’ untuk perangkat seluler.

Itu merupakan sensor yang lebih besar dan aperture yang besar yang umum digunakan, sehingga  akan menghasilkan perangkat fotografi cahaya rendah yang luar biasa dan potret yang sangat menyenangkan.

Kombinasi tersebut akan menghasilkan apa yang disebut bokeh, istilah yang digunakan untuk mendeskripsikan area buram di luar fokus yang indah, yang dapat dicapai oleh kamera dan lensa profesional.

“Suatu saat, kita akan senang bahwa kamera ponsel menjadi sangat canggih dan membuat kamera yang lebih kecil menjadi ketinggalan zaman. Kelebihannya, Anda tidak perlu membawa barang lain seperti lensa tambahan, filter, dan lainnya,” pungkas Phone Arena. (dmm)

Komentar

Iklan