Infodigital.co.id

Teknologi Axis Communications Siap Pantau Lalu Lintas Mudik

Country Manager Axis Communications Indonesia Johny Dermawan di Jakarta. (Dok Axis Comm)

Jakarta, ID – Teknologi Axis Communications, pemimpin global dalam teknologi video jaringan, tersedia untuk sistem pemantauan real-time dan analitik cerdas guna membantu otoritas menjaga kesadaran situasional dan merespons insiden lalu lintas selama periode puncak mudik Lebaran 2026.

Lebih dari 143 juta orang di Tanah Air diperkirakan  melakukan perjalanan selama musim mudik Lebaran 2026. Kondisi ini membuat pengelolaan arus lalu lintas dan keselamatan transportasi menjadi tantangan yang semakin kompleks.

Kementerian Perhubungan memproyeksikan ada 143,91 juta orang, atau sekitar 50,6% dari populasi Indonesia, berpartisipasi dalam mudik Lebaran tahunan 2026.

Mobil pribadi diperkirakan tetap menjadi moda transportasi yang paling banyak digunakan dengan 76,24 juta pemudik, diikuti oleh sepeda motor dengan 24,08 juta pemudik dan bus yang mengangkut 23,34 juta penumpang.

Besarnya skala pergerakan ini memerlukan pemantauan yang akurat terhadap kondisi jalan, pusat transportasi, dan sistem transportasi publik untuk memastikan arus lalu lintas tetap dapat dikelola.

“Teknologi pemantauan telah menjadi komponen penting dalam membantu pemangku kebijakan dan operator mengelola mobilitas selama periode lalu lintas padat,” ungkap Country Manager Axis Communications Indonesia Johny Dermawan, dikutip InfoDigital.co.id, sabtu (14/3/2026).

Menurut dia, teknologi pemantauan saat ini telah melampaui pengawasan tradisional. Sistem modern mampu menghasilkan data yang membantu otoritas memahami pola lalu lintas, mendeteksi insiden lebih awal, dan meningkatkan respons operasional.

Laporan Thought Lab berjudul From Future Vision to Urban Reality, yang didukung oleh Axis Communications, menyoroti bahwa data real-time memainkan peran penting dalam mengelola mobilitas perkotaan.

Data yang dihasilkan dari sistem pemantauan dapat membantu pemangku kebijakan di sektor transportasi mengoperasikan berbagai layanan secara lebih efektif, termasuk manajemen lalu lintas, sistem parkir, transportasi publik, dan platform mobilitas digital.

Ketersediaan data real-time juga memungkinkan berbagai inisiatif transportasi diuji melalui program percontohan sebelum diterapkan dalam skala yang lebih luas.

Pemantarau Cerdas

Key Account Manager End Customer Axis Communications Vicky Gitasiswaya menambahkan, sistem pemantauan modern yang dilengkapi dengan analitik cerdas dapat mendukung berbagai fungsi operasional dalam lingkungan transportasi.

Salah satu contohnya, manajemen sinyal lalu lintas cerdas, di mana sistem pemantauan mengumpulkan data mengenai panjang antrean kendaraan di titik kemacetan.

Data tersebut kemudian dapat dianalisis untuk mengoptimalkan waktu lampu lalu lintas dan mengurangi titik kemacetan.

“Analitik yang tertanam dalam kamera jaringan dapat secara otomatis mendeteksi situasi jalan yang tidak normal dan mengirimkan peringatan kepada operator. Hal ini memungkinkan otoritas merespons lebih cepat dan meminimalkan dampak insiden terhadap arus lalu lintas,” jelas Vicky.

Selain pemantauan jalan, sistem kamera juga semakin banyak digunakan di dalam kendaraan transportasi seperti bus dan kereta, sehingga memungkinkan operator memantau aktivitas dari berbagai sudut secara real-time, bahkan ketika kendaraan sedang bergerak.

Ketika diintegrasikan dengan jaringan pemantauan yang lebih luas, sistem tersebut dapat memberikan gambaran situasional yang lebih komprehensif dan memungkinkan koordinasi yang lebih cepat selama insiden terjadi. (abm)

Komentar

Iklan