Startup AI Dikerahkan Berantas Judi Online
Jakarta, ID – Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) menggandeng 2 startup, yakni Gambit Hunter dan Ambisius Lab, untuk memberangus praktek judi online (judol) dan menjaga kualitas informasi di Tanah Air.
Keduanya, Gambit dan Ambisius Lab digandeng karena inovasinya menghadirkan pendekatan yang baru dalam pemberantasan judi online dan mengakurasi pemberitaan yang berkualitas melalui pemanfaatan AI.
Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid mengatakan, kolaborasi dengan Gambit dan Ambisius Lab menjadi langkah konkret pemerintah dalam memanfaatkan teknologi AI untuk menjawab persoalan publik mendesak di ruang digital.
“Gambit Hunter dan Ambisius Lab menjadi contoh konkret bahwa talenta Indonesia tidak hanya sebagai pengguna teknologi, tetapi juga mampu menciptakan solusi berbasis AI yang relevan dengan kebutuhan bangsa,” jelas Meutya di Kantor Kemkomdigi, dikutip InfoDigital.co.id, Sabtu (11/4/2026).
Menurut dia, pemerintah saat ini mendorong pengembangan AI sebagai salah satu pilar utama transformasi digital nasional, dengan visi membangun AI yang etis, bertanggung jawab, dan mampu meningkatkan daya saing Indonesia.
Meutya menjelaskan, Gambit Hunter digandeng karena mampu menghadirkan pendekatan baru dalam pemberantasan judi online melalui pemanfaatan AI.
Teknologi AI dari Gambit dinilai mampu mengidentifikasi serta menelusuri infrastruktur pembayaran yang menjadi bagian penting dalam operasional praktik ilegal tersebut.
“Pendekatan seperti ini sangat sejalan dengan arah kebijakan pemerintah, yaitu memperkuat penanganan dari sisi hulu hingga ke level infrastruktur, bukan hanya pada konten yang terlihat di permukaan,” tuturnya.
Peran Ambisius Lab
Sementara itu, Inovasi lain datang dari Ambisius Lab. Startup ini, melalui produk Ambisius News, dinilai mampu menjawab tantangan dalam menjaga kualitas informasi di ruang digital.
“Inisiatif pengembangan sistem AI untuk mengkurasi, memverifikasi, dan membandingkan berita dari berbagai sumber terpercaya. Ini menjadi langkah penting dalam memperkuat ekosistem informasi yang sehat,” ungkap Meutya.
Dia menegaskan bahwa kedua inovasi tersebut merepresentasikan dua aspek penting dalam tata kelola ruang digital, yaitu penguatan keamanan serta peningkatan kualitas informasi dan literasi digital masyarakat.
“Pemerintah terus mendorong pengembangan AI melalui penguatan inovasi, kolaborasi multipemangku kepentingan, serta pengembangan berbagai use case yang berdampak langsung bagi masyarakat,” tandasnya.
Menkomdigi berharap, peran 2 startup AI tersebut menjadi awal dari kerja sama yang lebih konkret antara pemerintah dan startup nasional, sehingga inovasi anak bangsa dapat memberikan dampak yang luas dan berkelanjutan bagi masyarakat Indonesia. (abm)




