Infodigital.co.id

Perusahaan Hashim akan Wujudkan Internet 100 Mbps di Jawa dan Papua

Ilustrasi jaringan internet BWA atau FWA. (Dok Kajeet)

Langkah Dilakukan

Surge pun menyebut sudah memulai fase perencanaan teknis dan implementasi awal frekuensi 1,4 GHz untuk memaksimalkan cakupan dan kualitas layanan.

Fokus utama yang akan dilakukan meliputi pengembangan layanan FWA dan konektivitas residensial berkecepatan tinggi. Surge pun berkolaborasi dengan Qualcomm untuk memuluskan langkahnya.

Dengan efisiensi biaya dan skala pasar Region 1, Surge siap menjadi penggerak utama dalam mewujudkan akses digital berkecepatan tinggi dengan harga terjangkau yang merata di seluruh Indonesia.

Surge juga akan mengajak dan merangkul seluruh pemain penyedia layanan internet (internet service provider/ISP) lokal untuk berkolaborasi dalam memperluas jangkauan layanan internet terjangkau.

Gandeng Qualcomm

Sementara itu, Surge pun telah mengumumkan kerja sama multitahun dengan Qualcomm Technologies Inc.

Qualcomm merupakan perusahaan multinasional yang berkantor pusat di San Diego, California, Amerika Serikat. Perusahaan dikenal sebagai produsen semikonduktor dan perangkat lunak, serta menyediakan jasa teknologi nirkabel.

Qualcomm akan menyediakan solusi platform Qualcomm Dragonwing™ FWA yang akan mendukung ‘Proyek Broadband Terjangkau Surge’ yang menargetkan hingga 25 juta rumah tangga dalam lima tahun ke depan.

Kerja sama tersebut bertujuan mempercepat penyediaan broadband tetap nirkabel (fixed wireless acces/FWA) terjangkau di Indonesia.

Surge akan menggunakan platform Qualcomm Dragonwing™ FWA untuk perangkat pelanggan (customer premises equipment/CPE) FWA Surge pada spektrum 1,4 GHz yang baru didapatkan, melalui anak usaha PT Telemedia Komunikasi Pratama.

Proyek MyRepublic

Selain Surge, PT Eka Mas Republik (MyRepublic/Sinar Mas Group) juga segera menggarap proyek internet serupa setelah memengani lelang frekuensi 1,4 GHz BWA untuk regional II dan III.

MyRepublic menang lelang frekuensi 1,4 GHz untuk regional II dan III juga karena memberikan penawaran tertinggi masing-masing Rp Rp300.888.000.000 dan Rp100.888.000.000.

Regional II antar lain terdiri atas wilayah Provinsi Aceh dan Sumatra Utara, Sumtra Barat, Riau, Jambi, Kepulauan Bangka Belitung, Sumtra Selatan, Bengkulu, Lampung, Bali, NTB, NTT, dan Provinsi Kepulauan Riau.

Terakhir Regional III mencakup wilayah Provinsi Sulawei Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawei Tengah,  Kalimantan Tengah dan Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Utara, danProvinsi Kalimantan Timur. (bdm)

3 Pemenang Lelang Frekuensi 1,4 GHz

Perusahaan Zona Tawaran
PT Telemedia Komunikasi Pratama (Surge) I Rp403,74 miliar
PT Eka Mas Republik (MyRepublic) II Rp300,89 miliar
PT Eka Mas Republik (MyRepublic) III Rp100,89 miliar

 Sumber: Kemkomdigi, Oktober 2025

 

Halaman: 1 2
Komentar

Iklan