Internet di Sumatra Telah Pulih 95%
Jakarta, ID – Progres pemulihan jaringan telekomunikasi, termasuk internet, di wilayah terdampak banjir di tiga provinsi terdampak banjir Sumatra, yakni Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara, telah melampaui 95%.
Akses layanan komunikasi pun kembali tersambung bagi warga terdampak banjir di sebagian besar wilayah pulau Sumatra. Kini, warga bisa kembali mengabari keluarga, mengakses informasi, dan mengurus kebutuhan dasar.
Namun, di beberapa titik di Aceh, seperti Benar Meriah, Aceh Tamiang, dan Gayo Lues, jaringan telekomunikasi masih bergantung pada pasokan Listrik, sehingga masih berada pada kisaran 60-80%.
“Pemulihan jaringan tergantung ketersediaan pasokan listrik. Kami terus memantau titik-titik tersebut untuk mempercepat pemulihannya,” jelas Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid, dikutip InfoDigital.co.id, Minggu (28/12/2025).
Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) terus mengawal pemulihan konektivitas tersebut untuk memastikan warga tetap mendapatkan informasi darurat, layanan publik berjalan, dan komunikasi keluarga tidak terputus.
Kebutuhan Mendasar
Menkondigi melanjutkan, selain berupaya memulihkan insfrastruktur di tiga provinsi terdapat banjir tersebut, pemerintah fokus pada pemenuhan kebutuhan paling mendasar bagi warga.
Sebanyak 118 tangki air bersih berkapasitas 8.000 liter pun dikirim ke wilayah Aceh Tamiang, Aceh, yang sumber airnya tercemar banjir. Setelah sempat kesulitan memenuhi kebutuhan harian, warga kini bisa kembali minum, memasak, beribadah, dan menghubungi keluarga.
“Hari ini, kami berangkatkan bantuan air bersih dan kebutuhan harian warga dari Kemkomdigi dan mitra. Mudah-mudahan bantuan ini bermanfaat bagi keluarga dan saudara-saudari kita yang ada di wilayah terdampak, khususnya di Aceh Tamiang,” ujar Meutya, saat pelepasan bantuan di Bandara Kualanamu, Deli Serdang.
Selain air bersih, warga menerima bantuan obat-obatan, pakaian, perlengkapan ibadah, tenda dengan fasilitas MCK, serta kebutuhan dasar lainnya.
Alat berat dan sumur bor juga turut disiapkan untuk membersihkan lumpur dan memulihkan lingkungan permukiman.
Semua bantuan tersebut hasil kolaborasi Kemkomdigi dengan Telkom, Telkomsel, Indosat Ooredoo Hutchison, XLSMART, dan Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII). (bdm)




