Infodigital.co.id

DCI akan Gelar RUPST 30 Maret 2026

Salah satu kompleks data center milik PT DCI Indonesia Tbk (Dok DCI Indonesia Tbk).

Jakarta, IDPT DCI Indonesia Tbk, emiten penyedia layanan data center yang dikendalikan oleh Marina Budiman, Han Aming Hanafia, Anthoni Salim, dan Otto Toto Sugiri dengan kode saham DCII, akan menggelar RUPST pada 30 Maret 2026.

Director PT DCI Indonesia Tbk Indri Koesindrijastoe menyampaikan, mengacu kepada surat Nomor 005/DCI.ID/DIR/II/2026, DCI Indonesia memberitahukan rencana rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST).

“Perseroan menyampaikan pemberitahuan penyelenggaraan rapat umum pemegang saham pada 30 Maret 2026, waktu 10.00 WIB, untuk tahun buku yang berakhir 31 Desember 2025,” ujar Indri, dikutip InfoDigital.co.id, Jumat (20/2/2026).

Sementara itu, penyelenggaraan RUPST akan digelar secara elektronik melalui eASY.KSEI. Di sisi lain, daftar pemegang saham (DPS) yang berhak hadir paling lambat 5 Maret 2026, pukul 16.00 WIB.

Sementara itu, dalam pengumumannya, DCI juga menyampaikan, pemegang saham dapat mengakses pelaksanaan RUPST secara elektronik melalui Electronic General Meeting System PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (eASY.KSEI), sistem yang disediakan oleh KSEI sebagai penyedia rapat secara elektronik.

Di sisi lain, pemanggilan RUPST yang mencantumkan mata acara akan diumumkan dalam situs web Bursa Efek Indonesia, perseroan,, serta situs web eASY.KSEI pada Jumat, 6 Maret 2026.

Selain itu, pemegang saham yang dapat mengusulkan mata acara RUPST adalah satu pemegang saham atau lebih yang mewakili 1/20 atau lebih dari jumlah seluruh saham dengan hak suara, yang selambat-lambatnya pada  Jumat, 27 Maret 2026.

Usulan harus dilakukan dengan itikad baik, mempertimbangkan kepentingan perseroan, merupakan mata acara yang membutuhkan keputusan rapat, menyertakan alasan dan bahan usulan mata acara rapat, serta tidak bertentangan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan dan anggaran dasar perseroan.

Pada perdagangan Kamis (19/2/2026), saham DCII melemah Rp12.775 (5,68%) ke penutupan Rp212.000 yang juga menjadi posisi tertinggi. Sahamnya dibuka dari Rp210.075 yang juga menjadi level terendahnya. (lmm)

Komentar

Iklan