<strong>Jakarta, ID</strong> - <a href="https://infodigital.co.id/menkomdigi-bentuk-tim-kerja-penanganan-judi-online/"><strong>Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid</strong></a> mendorong PT GoTo Gojek Tokopedia (GoTo Group) untuk berkontribusi pada moderasi konten dan edukasi anti<strong><a href="https://infodigital.co.id/80-ribu-anak-terpapar-judi-online/">judi</a> <em>online</em></strong>. Langkah lebih konkret tersebut diperlukan oleh GoTo Group sebagai pihak yang mewakili langsung dua unit bisnisnya, yakni TikTok dan Tokopedia, di Tanah Air. Hal itu disampaikan Menkomdigi dalam pertemuan dengan CEO GoTo Group Patrick Walujo di Kantor Kementerian Komdigi (Kemkomdigi), Jakarta Pusat, Kamis (19/12/2024). “GoTo, yang juga menaungi TikTok dan Tokopedia, harus berperan lebih aktif dalam memberantas judi <em>online</em>. Salah satunya dengan memoderasi konten di platform mereka, termasuk melakukan <em>takedown</em> terhadap konten-konten berkaitan judi <em>online</em>,” tegas Meutya, dikutip <a href="https://infodigital.co.id/"><strong><em>InfoDigital.co.id</em></strong></a>. Menkomdigi melanjutkan, moderasi konten harus dilakukan secara serius dan berkelanjutan untuk menciptakan ekosistem digital yang aman dan bersih dari aktivitas ilegal. Tidak hanya itu, Menkomdigi juga mendorong GoTo untuk berkontribusi dalam memberikan literasi digital kepada masyarakat. “Selain memoderasi konten, kami berharap GoTo meningkatkan literasi digital, khususnya kampanye antijudi <em>online</em> yang dapat menjangkau masyarakat luas. Edukasi ini penting untuk mencegah masyarakat terjerumus dalam aktivitas judi <em>online</em>,” tambahnya. <strong>Sambutan GoTo</strong> Menanggapi arahan tersebut, CEO GoTo Group Patrick Walujo menyampaikan komitmennya untuk mendukung upaya Kementerian Komdigi. GoTo berencana melanjutkan Kampanye Anti-Judi Online di tahun 2025 dengan mengadakan <em>roadshow</em> di 10 kota besar di Indonesia, termasuk Aceh, Medan, Palembang, Samarinda, Yogyakarta, hingga Papua. “Kami akan melakukan kampanye yang lebih intensif, termasuk memberikan edukasi bagi masyarakat tentang bahaya judi <em>online</em> dan mendukung korban yang sudah terjerat untuk pulih,” ungkap Patrick. Dia juga memastikan bahwa GoTo akan meningkatkan moderasi konten di seluruh platformnya, termasuk TikTok dan Tokopedia, sebagai langkah nyata memberantas aktivitas illegal yang sejalan dengan arahan Menkomdigi. Melalui kolaborasi yang erat antara pemerintah dan industri digital, Meutya Hafid berharap ekosistem digital di Indonesia dapat berkembang dengan sehat dan produktif, sekaligus terbebas dari ancaman judi <em>online</em>. (dmm)
GoTo Didorong Moderasi Konten dan Edukasi Anti-Judi Online
Jumat 20-12-2024,10:10 WIB
Reporter : redaksi
Editor : redaksi
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 08-10-2026,12:51 WIB
Meta Perluas Pengawasan AI, Orang Tua Bisa Lihat Topik yang Ditanyakan Remaja
Kamis 08-10-2026,10:10 WIB
Pemberantasan Judi Online Tak Cukup Hapus Konten, Pemerintah Bidik Hingga Aliran Dananya
Kamis 08-10-2026,17:00 WIB
YouTube Jadi Platform Video Tepercaya di Indonesia, Ini Alasannya
Kamis 08-10-2026,15:00 WIB
Galaxy Tab S12 Series di RI Dibanderol Rp23-27 Jutaan
Terkini
Kamis 08-10-2026,17:00 WIB
YouTube Jadi Platform Video Tepercaya di Indonesia, Ini Alasannya
Kamis 08-10-2026,15:00 WIB
Galaxy Tab S12 Series di RI Dibanderol Rp23-27 Jutaan
Kamis 08-10-2026,12:51 WIB
Meta Perluas Pengawasan AI, Orang Tua Bisa Lihat Topik yang Ditanyakan Remaja
Kamis 08-10-2026,10:10 WIB
Pemberantasan Judi Online Tak Cukup Hapus Konten, Pemerintah Bidik Hingga Aliran Dananya
Selasa 06-10-2026,10:29 WIB