Link Net Gelar RUPSLB pada 23 Januari 2025

Selasa 17-12-2024,07:45 WIB
Reporter : redaksi
Editor : redaksi

<strong>Jakarta, ID</strong> - <a href="https://infodigital.co.id/surge-kerja-dan-link-net-kembangkan-solusi-tik/"><strong>PT Link Net Tbk</strong></a>, emiten dengan bisnis layanan internet berbasis kabel (<em>fixed broadband</em>) dan TV berbayar (<em>pay</em> TV) dengan kode saham LINK, berencana menggelar rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) pada Kamis, 23 Januari 2025. Hanya saja, <a href="https://infodigital.co.id/link-net-raih-pinjaman-rp-1-triliun/"><strong>Link Net</strong></a> belum menjelaskan agenda utama RUPSLB tersebut. Manajemen juga sangat terbuka jika ada pemegang saham dapat mengusulkan mata acara rapat kepada direksi Link Net. “Diajukan oleh seorang pemegang saham atau lebih yang mewakili sedikitnya 1/20 bagian jumlah seluruh saham dengan hak suara secara tertulis melalui surat tercatat,” ungkap <em>Corporate Secretary</em>  Link Net Rininta Agustina Widya Pratika, dalam laporan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), dikutip <a href="https://infodigital.co.id/"><strong><em>InfoDigital.co.id</em></strong></a>, Selasa (17/12/2024). Usulan tersebut pun harus sudah diterima oleh direksi Link Net selambatnya 7 hari sebelum tanggal pemanggilan rapat yang dilakukan oleh direksi atau tanggal 24 Desember 2024, selambatnya pukul 16:00 WIB. Usulan materi rapat juga harus dilakukan dengan itikad baik, dengan  mempertimbangkan kepentingan perseroan, menyertakan alasan, dan bahan usulan mata acara rapat. <strong>Pemanggilan dan Lokasi</strong> Sementara itu, pemanggilan RUPSLB akan dilakukan pada hari Selasa (31/12/2024) melalui <em>web</em> BEI, sistem aplikasi eASY.KSEI, dan <em>web</em> perseroan (<em>www.linknet.co.id</em>) dalam bahasa Indonesia dan bahasa asing (Inggris). Para pemegang saham yang berhak menghadiri dan memberikan suara dalam rapat tersebut yang namanya tercatat dalam daftar pemegang saham perseroan. Dan, atau rekening efeknya terdaftar di PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) pada penutupan perdagangan saham di BEI, hari Senin, tanggal 30 Desember 2024, pukul 16.00 WIB. “Perseroan merencanakan untuk menyelenggarakan rapat secara fisik dan elektronik melalui fasilitas aplikasi eASY.KSEI,” pungkas Rininta. Pada perdagangan Senin (16/12/2024), saham LINK turun Rp 50 (3,80%) ke posisi Rp 1.265. Harga sahamnya dibuka pada level Rp 1.270 yang juga menjadi level tertingginya dan sempat terjerembab pada Rp 1.230. (bdm)

Tags :
Kategori :

Terkait