RUPSLB Bukalapak Setujui Perubahan Penggunaan Dana IPO

Kamis 05-12-2024,06:25 WIB
Reporter : redaksi
Editor : redaksi

<strong>Jakarta, ID </strong>- <a href="https://infodigital.co.id/bukalapak-gelar-rupslb-3-desember/"><strong>RUPSLB PT Bukalapak.com Tbk</strong></a>, perusahaan teknologi dan <em>e-commerce</em> dengan kode saham BUKA, Senin (3/12/2024), menyetujui perubahan penggunaan dana hasil penawaran umum (<em>initial public offering</em>/IPO) dan pengunduran diri Teddy Nuryanto Oetomo dari jabatannya sebagai direktur. Rapat Umum Para Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) <a href="https://infodigital.co.id/program-mesop-bukalapak-kurang-diminati/"><strong>Bukalapak</strong></a> tersebut memenuhi kuorum karena dihadiri oleh pemegang saham yang mewakili 71.240.873.866 (69,08%) dari seluruh saham dengan hak suara sah sesuai anggaran dasar dan peraturan perundangan yang berlaku. “Dari kehadiran kuorum 69,08%, sebanyak 70.364.103.018 (98,76%) pemegang saham menyetujui perubahan penggunaan dana hasil IPO, yakni sekitar 40% akan digunakan untuk modal kerja,” ungkap <em>Corporate Secretary </em>Bukalapak Cut Fika Lutfi, dalam laporan kepada Bursa Efek Indonesia, dikutip <a href="https://infodigital.co.id/"><strong><em>InfoDigital.co.id</em></strong></a>, Kamis (5/12/2024). Selanjutnya, sekitar 13,35% dana IPO akan digunakan untuk modal kerja entitas anak usaha. Perinciannya, 12% dialokasikan kepada PT Buka Mitra Indonesia, 0,10% untuk PT Buka Usaha Indonesia, dan 0,50% dialokasikan kepada PT Buka Investasi Bersama. Selanjutnya, sekitar 0,20% dana IPO dialokasikan kepada PT Buka Pengadaan Indonesia, 0,05% untuk Bukalapak Pte Ltd, dan sekitar 0,50% dialokasikan untuk PT Five Jack. “Sementara itu, dana IPO sisanya akan digunakan Bukalapak dan entitas anak usaha untuk pertumbuhan dan/atau pengembangan usaha,” ucap Cut Fika. <strong>Pengunduran Diri Direktur</strong> Sementara itu, sebanyak 70.215.5 57.585 (98,561%) pemegang saham juga menerima pengunduran diri Teddy Nuryanto Oetomo dari jabatannya sebagai direktur efektif sejak penutupan rapat. Susunan direksi Bukalapak pun tinggal menyisakan 3 orang, yakni Willix Halim (direktur utama) yang menjabat pada 16 Februari 2022-30 Juni 2026, Natalia Firmansyah (direktur) 30 April 2021-30 Juni 2026, serta Victor Putra Lesmana (direktur) 16 Februari 2022-30 Juni 2026. Selanjutnya, susunan dewan komisaris Bukalapak terdiri atas Prof Dr Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro (komisaris utama) menjabat 30 April 2021-30 Juni 2026, RD Adi Wardhana Sariaatmadja (komisaris) 30 April 2021-30 Juni 2026, dan Dra Zannuba Arifah CH.R (komisaris) menjabat 30 April 2021-30 Juni 2026. Pada perdagangan Rabu (4/12/2024), saham BUKA melemah Rp 2 (1,6%) ke posisi Rp 123 yang juga menjadi level pembukaannya. Harga saham BUKA sempat ke harga terendah Rp 122 dan tertinggi Rp 125. (bdm)

Tags :
Kategori :

Terkait

Terpopuler