Vivo Pimpin Pasar Ponsel India Pertama Kali

Minggu 20-10-2024,08:00 WIB
Reporter : redaksi
Editor : redaksi

<strong>Jakarta, ID</strong> - <a href="https://infodigital.co.id/ponsel-vivo-yang-pertama-dapat-os-android-15/"><strong>Vivo</strong></a>, vendor <em>smartphone</em> asal China, telah muncul sebagai pemimpin pasar ponsel pintar (<em>smartphone</em>) di negara India untuk pertama kalinya, menurut data kuartal ketiga III-2024 dari laporan Canalys. Bahkan, menurut <em>Gizmochina</em>, <a href="https://infodigital.co.id/vivo-v40-lite-andalkan-3-fitur-ai-untuk-fotografi/"><strong>Vivo</strong></a> berhasil merayakan ‘kebangkitannya’ tersebut dengan mengalahkan pemain mapan, yakni <a href="https://infodigital.co.id/xiaomi-14t-series-hadir-di-indonesia-1-oktober/"><strong>Xiaomi</strong></a> dan Samsung, yang justru menghadapi kenyataan yang berbeda. “Vivo berhasil mengirimkan 9,1 juta unit <em>smartphone</em> pada  periode tersebut atau dengan pangsa pasar (<em>market share</em>) 19%, sebuah lompatan signifikan dari sebelumnya 17% pada kuartal III-2023,” ungkap Canalys, dikutip <a href="https://infodigital.co.id/"><strong><em>InfoDigital.co.id</em></strong></a>, Minggu (20/10/2024). Selanjutnya, Xiaomi (masih dari China), hanya menempati posisi kedua dengan pengiriman 7,8 juta unit, atau menguasai 17% pangsa pasar <em>smartphone </em>di India. Performa Xiaomi itu secara nominal terlihat positif karena ada sedikit peningkatan unit yang dikirim dibandingkan tahun lalu. Namun, pada kenyataannya, pangsa pasarnya justru menurun 1%. Kisah Samsung juga mengalami kemunduran yang konsisten. Raksasa teknologi Korea Selatan ini yang pernah menjadi pemimpin pasar, justru hanya mampu mengirimkan 7,5 juta unit <em>smartphone</em> pada kaurtal III-2024, atau dengan 16% pangsa pasar. <em>Market share</em> Samsung turun dari dari sebelumnya 18%, dengan 7,9 juta unit ponsel  berhasil dikirimkan pada periode yang sama tahun lalu. Samsung nampaknya telah kalah bersaing dengan Vivo dan Xiaomi di pasar India. <strong>Dominasi Merek China</strong> Selanjutnya, tempat tersisa di lima besar diisi oleh merek-merek familiar yang juga asal China, yakni Oppo dan Realme. Oppo mengirimkan 6,3 juta ponsel dengan pangsa pasar 13%, tumbuh luar biasa sebesar 43% dibandingkan periode sama tahun lalu. Sebaliknya, Realme, yang juga masih dari China, justru mengalami sedikit kemunduran dengan mengirimkan 5,3 juta unit <em>smartphone </em><em>d</em>engan pangsa 11%. Jumlah tersebut turun 8% dibandingkan kuartal III-2023. Secara keseluruhan, pasar ponsel pintar India menunjukkan pertumbuhan yang sehat sebesar 9% tahun ke tahun pada kuartal III-2024, dan mencapai total 47,1 juta unit pengiriman. Analis di Canalys pun berpendapat bahwa pasar ponsel India akan terus berada pada lintasan pertumbuhan 1 digit pada 2025. Segmen 5G <em>ultra-low-end </em>diperkirakan jadi pendorong utama pertumbuhan. (dmm)

Tags :
Kategori :

Terkait